Iran Vs Amerika Memanas
Israel Rudal Gedung SD di Selatan Iran: 53 Siswi Tewas Tertimbun Reruntuhan
Tragedi Memilukan di Minab: 53 Siswi SD di Selatan Iran Tewas Tertimbun Reruntuhan Usai Dirudal Israel!
Ringkasan Berita:
- Tragedi Kemanusiaan: Serangan rudal presisi Israel menghantam langsung Gedung SD Shajareye Tayabeh di Minab, Iran Selatan, saat aktivitas belajar berlangsung.
- Korban Masif: Sedikitnya 57 siswi gugur dan 60 luka-luka; 53 di antaranya ditemukan tewas mengenaskan akibat tertimbun reruntuhan beton gedung.
- Tanpa Basis Militer: Otoritas Iran menegaskan lokasi tersebut murni fasilitas pendidikan tanpa adanya personel atau infrastruktur militer di sekitarnya.
TRIBUNNEWS.COM – Tragedi kemanusiaan melanda wilayah selatan Iran setelah rudal militer Israel menghantam gedung sekolah dasar (SD) Shajareye Tayabeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Sabtu (28/2/2026) pagi.
Sebanyak 53 siswi dilaporkan tewas tertimbun reruntuhan beton dalam serangan yang menyasar fasilitas pendidikan putri tersebut, meski otoritas setempat mengonfirmasi tidak ada satu pun aktivitas maupun fasilitas militer di sekitar lokasi kejadian.
Laporan terbaru dari media internasional, termasuk Anadolu Agency dan IRNA, menyebutkan total korban gugur mencapai 57 siswi, sementara 60 lainnya luka-luka.
Mayoritas korban adalah anak-anak perempuan yang tengah memulai jam pelajaran saat ledakan dahsyat meruntuhkan struktur sekolah tersebut.
Darurat Evakuasi: Puluhan Siswi Tertimbun Puing
Situasi di lokasi kejadian dilaporkan sangat mencekam.
Hingga Sabtu sore waktu setempat, Gubernur Minab, Mohammad Radmehr, mengungkapkan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dipacu untuk mengevakuasi siswi yang terjepit.
"Setidaknya 53 siswi dilaporkan masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan. Tim penyelamat dan bantuan kemanusiaan sedang bekerja keras di lokasi untuk mengevakuasi para korban," ujar Radmehr dalam pernyataan resminya.
Meskipun duka mendalam menyelimuti kota, pemerintah setempat mengklaim situasi keamanan di Minab saat ini telah berada di bawah kendali otoritas keamanan.
Tak Ada Fasilitas Militer
Pemerintah Iran secara tegas mengutuk serangan ini sebagai tindakan kriminal yang sengaja membidik warga sipil.
Penyelidikan di lapangan menunjukkan bahwa Sekolah Shajareye Tayabeh merupakan fasilitas pendidikan murni.
Tidak ditemukan adanya instalasi militer, gudang senjata, maupun personel Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di area tersebut.
Para pengamat internasional menilai penargetan sekolah dasar yang tanpa perlindungan militer ini sebagai pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.
Baca juga: Baru Tiba di Tanah Air, Prabowo Siap Bertolak ke Teheran Mediasi Konflik AS-Israel vs Iran
Konflik Terbuka: Agresi Gabungan dan Balasan Teheran
Insiden mematikan di sekolah Minab ini merupakan bagian dari gelombang agresi militer gabungan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap kedaulatan Iran sejak Sabtu dini hari.
Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu telah mengonfirmasi operasi militer tersebut dengan dalih demiliterisasi dan pencegahan program nuklir.
Menanggapi gugurnya puluhan siswi tersebut, Angkatan Bersenjata Iran langsung meluncurkan serangan balasan besar-besaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gedung-SD-Shajareye-Tayabeh-Kota-Minab-HormozganIran-dihantam-rudal-Israel.jpg)