Iran Vs Amerika Memanas
Iran Hujani Negara Teluk dengan Rudal dan Drone, 2 Orang Tewas di Abu Dhabi
Iran hujani Teluk dengan rudal dan drone, picu korban jiwa dan luka di UEA, Qatar, dan Kuwait di tengah eskalasi regional
Setelah Garda Revolusi Iran melaporkan serangan rudal, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan tidak ada kapal perang AS yang terkena dampak, kerusakan fasilitas AS minimal, dan tidak ada korban dari pihak Amerika.
Bangunan permukiman di Manama juga menjadi sasaran. Tim pemadam kebakaran dan pertahanan sipil dikerahkan ke lokasi.
Baca juga: Serangan Israel ke Sekolah Dasar di Iran Tewaskan 108 Orang
“Suara ledakan pertama membuat saya sangat ketakutan,” kata seorang pensiunan berusia 50 tahun yang tinggal dekat pangkalan AS di kawasan Juffair, Manama, tempat warga segera dievakuasi.
UEA, Arab Saudi, dan Qatar memperingatkan bahwa mereka berhak memberikan respons atas serangan tersebut.
Negara-negara monarki Arab kaya minyak dan gas di kawasan Teluk merupakan sekutu lama Amerika Serikat dan menjadi tuan rumah sejumlah pangkalan militer AS.
“Negara-negara Teluk terjepit antara Iran dan Israel dan harus menanggung dampak terburuk dari keduanya,” ujar Bader Al-Saif, profesor di Universitas Kuwait.
Ia menilai serangan Iran ke Teluk hanya akan menjauhkan negara-negara tetangganya.
Bandara dan Wilayah Udara Ditutup
Serangan besar-besaran juga menyasar Pangkalan Al Udeid di Qatar, pangkalan militer terbesar AS di kawasan tersebut, serta wilayah Riyadh dan Arab Saudi bagian timur.
Eskalasi ini terjadi di tengah komunikasi pertama antara Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan Presiden UEA Mohamed bin Zayed sejak perselisihan terbuka pada akhir Desember lalu.
Keduanya membahas serangan balasan Iran dan menyatakan solidaritas.
Di Kuwait, serangan rudal Iran menyebabkan “kerusakan signifikan” pada landasan pacu pangkalan udara yang menampung personel Angkatan Udara Italia, menurut laporan kantor berita ANSA yang mengutip Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani.
Pada Sabtu malam, pejabat Kuwait menyatakan sebuah drone menargetkan pangkalan angkatan laut, namun berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara.
Trump Hubungi MBS
Sementara itu, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menerima panggilan telepon pada Sabtu dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, lapor Kantor Berita Saudi (SPA).
Trump menyampaikan kecaman Washington atas serangan rudal terang-terangan terhadap Kerajaan Arab Saudi, yang berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Saudi.
Ia menegaskan dukungan Amerika Serikat kepada Kerajaan serta dukungan terhadap seluruh langkah yang diambil Riyadh untuk menghadapi pelanggaran Iran yang dinilai mengganggu keamanan dan stabilitas kawasan, tambah SPA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Serangan-rudal-balistik-Iran-ke-UEA.jpg)