Minggu, 12 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Ayatollah Ali Khamenei Tewas Diserang AS–Israel, Timur Tengah Terancam Meledak

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas setelah serangan gabungan AS–Israel, memicu eskalasi besar di Timur Tengah.

Ringkasan Berita:
  • Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas setelah serangan militer gabungan AS–Israel  di Iran pada 28 Februari 2026.
  • Presiden AS Donald Trump menyatakan kematian Khamenei sebagai “keadilan”.
  • Sementara Iran menetapkan 40 hari berkabung nasional dan lembaga negara menyampaikan belasungkawa.

 

TRIBUNNEWS.COM - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel di Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Dilansir dari Al Mayadeen, televisi pemerintah Iran melaporkan Khamenei gugur di kantornya, yang terletak di kompleks Gedung Kepemimpinan di Teheran ketika serangan udara menghantam kawasan tersebut.

Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan sejumlah fasilitas penting milik pemerintah dan militer Iran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya juga menyatakan pemimpin tertinggi Iran itu telah meninggal dunia.

Dalam unggahan di media sosial Truth Social, Trump menyebut kematian Khamenei sebagai “keadilan bagi rakyat Iran dan warga dunia yang menjadi korban kebijakannya”.

"Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati. Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika," tulis Trump di Truth Social miliknya.

Ia juga mengatakan kematian Khamenei dapat menjadi peluang bagi rakyat Iran untuk menentukan kembali masa depan politik negara mereka.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan terdapat banyak indikasi bahwa Khamenei “tidak lagi bersama kita”, meski pada awalnya belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kematian tersebut.

Beberapa jam setelah serangan terjadi, media pemerintah Iran melaporkan lembaga negara termasuk Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Khamenei.

Pemerintah Iran juga menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari untuk mengenang pemimpin tertinggi tersebut.

Serangan ke Beberapa Kota Iran

Baca juga: Setelah Masuk BoP, Mampukah Indonesia Diterima Iran sebagai Fasilitator?

Serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan tidak hanya terjadi di Teheran.

Beberapa kota lain yang menjadi sasaran serangan antara lain Qom, Tabriz, dan Khorramshahr yang dikenal memiliki sejumlah fasilitas militer dan strategis Iran.

Serangan tersebut memicu eskalasi cepat di kawasan Timur Tengah.

Tak lama setelah serangan udara terjadi, Iran dilaporkan meluncurkan puluhan rudal balistik ke arah wilayah Israel sebagai bentuk balasan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved