Iran Vs Amerika Memanas
Trump Remehkan Serangan Balik Iran ke Pangkalan Militer AS: Lebih Kecil dari yang Kami Duga
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi respons terkait serangan balik Iran yang ditujukan di pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah.
Ringkasan Berita:
- Donald Trump remehkan serangan balik Iran yang menargetkan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.
- Trump menyebut negosiasi program nuklir dengan Iran kini menjadi lebih mudah.
- Pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei terkonfirmasi tewas.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi respons terkait serangan balik Iran yang ditujukan di pangkalan-pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah.
Iran membalas serangan AS-Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026 di sejumlah pangkalan militer AS seperti Al-Udeid Air Base (Qatar), Al-Salem Air Base (Kuwait), Al-Dhafra Air Base (Uni Emirat Arab), dan US Navy Fifth Fleet Headquarters (Bahrain).
Menurutnya, serangan Iran lebih kecil dari yang dibayangkan.
"Lebih kecil dari yang kami duga. Kami pikir akan dua kali lipat lebih besar," ujarnya kepada CBS News, dikutip dari Al Jazeera.
Di Uni Emirat Arab (UEA), sejumlah titik menjadi sasaran serangan drone dan rudal Iran, termasuk Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi.
Akibat serangan drone, satu orang dilaporkan tewas dan tujuh lainnya mengalami luka-luka.
Otoritas Bandara Abu Dhabi menyatakan sedang menangani insiden tersebut. Korban tewas merupakan seorang warga negara Asia dan menjadi korban kedua yang meninggal di UEA sejak gelombang serangan dimulai.
Sementara di Bandara Bahrain, serangan Iran menyebabkan kerusakan material, tapi tidak menimbulkan korban jiwa.
Baca juga: Setelah Masuk BoP, Mampukah Indonesia Diterima Iran sebagai Fasilitator?
Negosiasi Nuklir Jadi Lebih Mudah
Setelah serangan AS ke Iran, Trump juga menyebut negosiasi program nuklir dua negara itu akan berlangsung lebih mudah.
Trump mengatakan Ia yakin AS berada di posisi yang lebih baik untuk mencapai solusi diplomatik dengan Iran.
"Jauh lebih mudah sekarang dibandingkan sehari yang lalu, jelas," kata Trump.
"Karena mereka sedang terpukul parah," tambahnya.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei Tewas
Pemerintah Iran juga secara resmi telah mengkonfirmasi gugurnya Ali Khamenei dalam serangan AS dan Israel ke kediamannya, Sabtu pagi (28/2/2026).
Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC juga mengeluarkan pernyataan serupa.