Senin, 4 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

PM Jepang Sanae Takaichi Ogah Sebut Serangan AS ke Iran Melanggar Hukum

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi enggan mengkategorikan serangan AS ke Iran sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Tiara Shelavie
Asahi
SANAE DAN TRUMP - PM Jepang Sanae Takaichi (kiri) mengangkat tangan kanannya) bersama Presiden AS Donald Trump dan disambut meriah para tentara AS di pangkalan militer Yokosuka(28/10/2025). Di sidang parlemen pada Senin (2/3/2026), Sanae Takaichi, menegaskan sikap pemerintahannya untuk tidak memberikan penilaian hukum terkait serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. 

Sanae Soroti Kegagalan Diplomasi oleh Iran

Menanggapi kritik Tamura tersebut, Takaichi justru menyoroti faktor kebuntuan diplomasi nuklir sebagai pemicu pecahnya konflik. 

Ia menyebut bahwa pemerintah Jepang sebelumnya juga sangat mendukung negosiasi isu nuklir antara Washington dan Teheran.

“Kami berada dalam posisi sangat mendukung negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran, namun sayangnya, negosiasi tersebut tidak berjalan baik, sehingga menyebabkan situasi saat ini,” jelas Takaichi.

Ia menambahkan bahwa Tokyo kini berupaya memulihkan perdamaian melalui komunikasi diplomatik dengan berbagai negara pesisir di Timur Tengah.

Di sisi lain, Sekretaris Kabinet Minoru Kihara mengungkapkan bahwa pemerintah belum memberikan label resmi terhadap blokade efektif yang dilakukan Iran di Selat Hormuz.

Jepang belum menentukan apakah kondisi tersebut masuk dalam kategori situasi yang mengancam kelangsungan hidup atau tidak.

Baca juga: LDP Menang Telak Pemilu Jepang, Trump Ucapkan Selamat ke Sanae Takaichi

Penetapan status ini sangat krusial, karena di bawah undang-undang keamanan Jepang, status tersebut dapat memicu hak pembelaan diri kolektif militer Jepang.

Apalagi, mayoritas impor minyak Jepang sangat bergantung pada jalur Selat Hormuz.

“Kami belum membuat keputusan apakah (blokade tersebut) termasuk dalam situasi-situasi ini,” pungkas Kihara kepada awak media.

PM Jepang Sanae Takaichi saat jumpa pers 17 Desember 2025
PM Jepang Sanae Takaichi saat jumpa pers 17 Desember 2025 (HO/IST/Mainichi)

(Tribunnews.com/Bobby)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved