Wisatawan Indonesia Makin Minati Liburan ke Jepang, Didukung Akses Mudah dan Harga Terjangkau
33% WNI pilih Jepang untuk liburan 2025. Kunjungan tembus 39 juta, turis Indonesia naik 26,3 persen.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Wisatawan Indonesia semakin meminati liburan ke Jepang.
Didukung jarak terbang singkat, perbedaan waktu hanya dua jam, tiket terjangkau, dan kuliner menarik, Negeri Sakura kian menjadi destinasi favorit utama bagi generasi X, Y, dan Z.
Survei Jenius menempatkan Negeri Sakura sebagai tujuan utama, dengan Indonesia mencatat pertumbuhan kunjungan tertinggi di Asia Tenggara sepanjang 2025.
Generasi X, Y, dan Z umumnya melakukan perjalanan satu sampai dua kali dalam satu tahun, di mana 33 persen wisatawan Indonesia menempatkan Jepang sebagai tujuan utama pada 2025.
Sementara itu, berdasarkan data Japan National Tourism Organization (JNTO), kunjungan wisatawan asing pada November 2025 mencapai 3.518.000 orang, naik 10,4 persen dibandingkan November 2024 yang tercatat 3.187.175 orang.
Secara kumulatif periode Januari–November 2025, total kunjungan wisatawan asing ke Jepang mencapai 39.065.600 orang, meningkat 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 33.380.260 orang.
Dalam daftar negara asal, Korea Selatan masih menempati posisi teratas dengan 824.500 wisatawan pada November 2025, disusul China sebanyak 562.600 wisatawan dan Taiwan dengan 542.400 wisatawan.
Wisatawan asal Indonesia juga mencatat pertumbuhan signifikan.
Pada November 2025, jumlah turis Indonesia ke Jepang mencapai 56.400 orang, naik 15,5 persen dibandingkan November 2024 yang sebanyak 48.841 orang.
Secara kumulatif Januari–November 2025, wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang mencapai 558.900 orang atau meningkat 26,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 442.657 orang.
Pertumbuhan ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar Asia Tenggara dengan laju pertumbuhan tertinggi ke Jepang, melampaui Thailand dan Singapura, serta mendekati Malaysia yang mencatat kenaikan 23,1 persen secara kumulatif.
“Jepang kini menjadi destinasi favorit nomor satu, dengan jarak terbang dari Indonesia 6–7 jam, perbedaan waktu hanya 2 jam, tiket relatif terjangkau, dan harga makanan yang menarik,” kata Febri Rusli, Digital Banking, Product and Innovation Head SMBC Indonesia, kepada wartawan pada Rabu (4/3/2026).
Peningkatan ini menunjukkan daya tarik Jepang sebagai destinasi wisata global terus menguat, didorong pemulihan pariwisata internasional, kemudahan akses, serta tingginya minat wisatawan dari Asia, Amerika, hingga Eropa, termasuk Indonesia.
Baca juga: Pakar Imigrasi Nilai Pengetatan WNA ke Jepang Tak Realistis dan Berisiko Rugikan Daerah
Tokyo hingga Aomori Jadi Favorit
Kota-kota ikonik seperti Tokyo, Osaka, dan Sapporo tetap menjadi tujuan utama wisatawan saat berlibur ke Negeri Sakura.
Selain tiga kota tersebut, wisatawan Indonesia juga gemar mengunjungi Chiba, Kyoto, dan Fukuoka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ikon-Jepang-Tokyo-Tower.jpg)