Rabu, 22 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Klaim Hancurkan 7 Lebih Radar yang Buat AS 'Buta', CENTCOM Bungkam, IRGC Targetkan Titik Vital

Karena radar AS dihancurkan, IRGC memperingatkan serangan hari-hari mendatang akan lebih intens dan menyakitkan.

|
Editor: Willem Jonata
HO/IST/ist
HANCURNYA RADAR CANGGIH AS - Rudal balistik Iran yang ditembakkan pasukan Garda Revolusi Iran berhasil menghancurkan fasilitas radar paling canggih milik Amerika Serikat, FP132 senilai 1,1 miliar dolar AS yang ditempatkan di Qatar, Sabtu malam, 28 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Teheran umumkan penghancuran lebih dari tujuh sistem radar canggih milik AS di lima negara, antara lain Bahrain, Qatar, Kuwait, Arab Saudi, dan UEA
  • Fungsi utama radar militer untuk mendeteksi, melacak, mengidentifikasi posisi objek seperti pesawat, kapal, termasuk rudal, secara real-time. Bisa dibayangkan dampaknya bagi AS dan Israel jika klaim Iran benar
  • IRGC memperingatkan bahwa operasi militernya akan terus meluas ke target-target strategis lainnya, termasuk kepentingan AS di laut dan darat

 

TRIBUNNEWS.COM - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeklaim berhasil melumpuhkan "mata" Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah. 

Melalui operasi militer bertajuk Operation True Promise 4, Teheran mengumumkan penghancuran lebih dari tujuh sistem radar canggih milik AS yang tersebar di lima negara.

Dalam pernyataan resminya dikutip PressTV, Rabu (4/3/2026), IRGC menyatakan bahwa serangan presisi tersebut bertujuan membutakan kemampuan koordinasi lawan.

"Dengan hancurnya lebih dari tujuh radar canggih, pengawasan AS dan rezim Zionis di kawasan ini telah buta." 

Fungsi utama radar militer diketahui untuk mendeteksi, melacak, mengidentifikasi posisi objek seperti halnya pesawat, kapal, termasuk rudal, secara real-time untuk kebutuhan pengawasan wilayah, peringatan dini, dan pengarahan tembakan senjata dalam pertahanan maupun serangan. 

Radar bekerja siang dan malam dalam segala cuaca, sehingga bisa dikatakan sebagai "mata dan telinga" kedaulatan. Bisa dibayangkan dampaknya bagi AS dan Israel jika klaim Iran benar.

Baca juga: Citra Satelit Ungkap Strategi Iran Lumpuhkan Radar AN/TPY-2 dan Jaringan Komando AS di Timur Tengah

IRGC juga memperingatkan bahwa ini hanyalah awal. Serangan di hari-hari mendatang akan menjadi lebih intens dan menyakitkan dengan menyasar target-target strategis lainnya, termasuk kepentingan AS di laut dan darat.

IRGC mengeklaim serangan mereka berhasil menembus sistem pertahanan rudal THAAD milik AS.

Teheran juga menyebut telah menyerang gedung Kementerian Pertahanan Israel dan Bandara Ben Gurion.

Verifikasi klaim Iran oleh media AS

Klaim Iran ini diperkuat artikel yang disampaikan The New York Times yang dirilis pada Selasa, waktu setempat. 

Berdasarkan analisis citra satelit dari Planet Labs dan Airbus DS, serta verifikasi video, serangan Iran terbukti merusak infrastruktur komunikasi dan radar di setidaknya tujuh lokasi militer AS di Timur Tengah.

Kerusakan signifikan terdeteksi di beberapa titik krusial:

1. Bahrain

Markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Manama dihantam drone yang menghancurkan terminal SATCOM AN/GSC-52B, perangkat vital untuk komunikasi real-time.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved