Ramadan 2026
Mahasiswa Indonesia di Tunisia Perkenalkan Budaya Nusantara di Acara Iftar Mahasiswa Internasional
Mahasiswa Indonesia tampil sebagai duta budaya dalam acara Iftar Jamii Tuwaliyyin di Menzah 6, Tunisia, yang diikuti ratusan mahasiswa.
Penampilan tersebut berhasil menarik perhatian para peserta yang hadir. Suasana ruangan menjadi semakin meriah ketika musik Indonesia mulai dimainkan.
Mahasiswa dari berbagai negara terlihat antusias menikmati pertunjukan tersebut, bahkan sebagian dari mereka ikut bertepuk tangan mengikuti irama musik yang dibawakan oleh delegasi Indonesia.
Dalam beberapa kesempatan, pembawa acara juga menyebut nama Indonesia sebagai salah satu delegasi yang memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut.
Para penyelenggara maupun mahasiswa lokal Tunisia memberikan sambutan hangat kepada para mahasiswa Indonesia yang hadir.
Salah satu delegasi Indonesia, Muhammad Dakhlan Gazali, mahasiswa Universitas Ez-Zitouna Tunisia sekaligus anggota PPI Tunisia, menyampaikan kebanggaannya dapat mewakili Indonesia dalam forum internasional tersebut.
“Kami hadir di sini membawa nama Indonesia. Kami bangga mengenakan pakaian tradisional dan memperkenalkan budaya Indonesia kepada teman-teman dari berbagai negara. Dalam forum seperti ini, kami merasakan bahwa perbedaan warna kulit, ras, maupun bahasa bukanlah penghalang untuk berkomunikasi. Justru perbedaan tersebut memperkuat persahabatan di antara kami,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa citra Indonesia di mata masyarakat internasional sangat positif.
Hal itu terlihat dari antusiasme para peserta yang ingin mengetahui lebih jauh tentang budaya dan masyarakat Indonesia.
Sementara itu, salah satu peserta internasional asal Tunisia, Khadijah, mengaku terkesan dengan penampilan budaya Indonesia dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat kagum dengan budaya Indonesia. Masyarakatnya dikenal ramah, memiliki adab yang baik, serta menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak. Penampilan mereka hari ini benar-benar menarik perhatian kami,” ungkapnya.
Kegiatan Iftar Jamii Tuwaliyyin tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antar mahasiswa internasional sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dari berbagai negara.
Kehadiran mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam PPI Tunisia dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk diplomasi budaya mahasiswa yang memperkenalkan identitas bangsa di tingkat internasional.
Melalui kegiatan semacam ini, mahasiswa Indonesia di luar negeri diharapkan dapat terus berperan sebagai duta budaya yang memperkenalkan nilai-nilai keberagaman, keramahan, serta kekayaan tradisi Indonesia kepada masyarakat dunia.
Partisipasi enam mahasiswa Indonesia dalam forum tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia mampu tampil percaya diri sekaligus membawa nama baik bangsa di kancah internasional.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/buka-puasa-bersama-mahasiswa-internasional-di-kawasan-Menzah.jpg)