Kamis, 9 April 2026

Perangkat Lunak Mata-mata AS Jatuh ke Tangan Hacker, Data Jutaan Pengguna iPhone Terancam

Jika ponsel menggunakan versi iOS yang lebih lama, proses peretasan dapat terjadi dalam hitungan detik, tanpa interaksi tambahan dari pengguna.

HO/IST/Tangkap Layar/Khaberni
PERETASAN DATA - Ilustrasi peretasan data melalui telepon seluler. Laporan terbaru menyebut, perangkat lunak yang tadinya digunakan Amerika Serikat (AS) untuk tindakan mata-mata, kini jatuh ke tangan peretas yang mengancam keamanan data jutaan pengguna iPhone. 

Terlepas dari bahaya yang ditimbulkan oleh alat ini, para ahli menegaskan bahwa kelemahan utamanya terletak pada ketergantungannya pada kerentanan yang telah diperbaiki dalam versi iOS terbaru.

Karena itu, para ahli merekomendasikan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang sederhana namun penting, terutama:

  • Segera perbarui sistem operasi Anda ke versi terbaru yang tersedia.
  • Hindari membuka tautan yang tidak dikenal atau mencurigakan.
  • Aktifkan Mode Perlindungan Tingkat Lanjut (Mode Penguncian) jika ada kekhawatiran keamanan.

Pakar keamanan siber percaya bahwa kebocoran alat mata-mata canggih dari lingkungan intelijen ke internet dapat menjadi salah satu tantangan digital paling serius di tahun-tahun mendatang.

"Karena alat-alat ini, yang awalnya dirancang untuk operasi spesifik, dapat dengan mudah berubah menjadi senjata digital acak yang mengancam pengguna di seluruh dunia," tutup laporan tersebut.

 

 

(oln/khbrn/*)

 

 
 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved