Iran Vs Amerika Memanas
Hari ke-8 Perang Iran: 1.332 Tewas, AS–Israel Gempur 3.000 Target, Rudal Hantam Negara Teluk
Perang Iran memasuki hari ke-8. Sedikitnya 1.332 orang tewas saat AS–Israel menggempur ribuan target dan Iran membalas dengan rudal.
Di sisi lain, Kremlin menyebut konflik ini memicu peningkatan permintaan energi Rusia di pasar global.
Situasi di Negara-Negara Teluk
Konflik juga meluas ke kawasan Teluk setelah beberapa negara melaporkan adanya drone dan rudal yang melintas di wilayah mereka.
- Qatar, Kuwait, dan UEA
Qatar, Kuwait, dan United Arab Emirates melaporkan adanya rudal dan drone yang masuk ke wilayah udara mereka.
Pemerintah Qatar mengatakan sistem pertahanan udara negara itu berhasil mencegat sembilan dari sepuluh drone Iran yang diluncurkan ke wilayahnya.
- Arab Saudi
Saudi Arabia juga melaporkan berhasil mencegat sejumlah drone di dekat ibu kota Riyadh.
- Kuwait Kurangi Produksi Minyak
Kuwait dilaporkan mulai mengurangi produksi di beberapa ladang minyak karena keterbatasan kapasitas penyimpanan minyak mentah di tengah situasi konflik.
- Dukungan Militer Inggris
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer berbicara dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan menjanjikan dukungan militer Inggris, termasuk jet tempur, helikopter, dan kapal perusak untuk membantu pertahanan Arab Saudi jika diperlukan.
Inggris juga dijadwalkan mengirim pesawat tempur Typhoon tambahan ke Qatar untuk membantu patroli udara.
- Gangguan Penerbangan
Penutupan wilayah udara di kawasan tersebut menyebabkan banyak penerbangan dibatalkan.
Bandara Internasional Hamad di Qatar kemudian membuka kembali navigasi udara secara terbatas melalui jalur darurat khusus.
Maskapai Qatar Airways juga mengumumkan penerbangan repatriasi khusus ke lima kota Eropa, yakni London, Paris, Madrid, Rome, dan Frankfurt.
Baca juga: Pakar UI Klaim Posisi Indonesia Tersandera usai Prabowo Mau Mediasi AS-Iran: Tak Bisa Kutuk Israel
Situasi di Israel
- Serangan Rudal dan Drone Iran
Iran terus meluncurkan drone dan rudal ke berbagai wilayah Israel.
Serangan tersebut memicu ledakan dan sirene peringatan di Tel Aviv, wilayah Israel utara, serta dekat Beersheba di Negev Desert.
- Strategi Melemahkan Pertahanan Israel
Para analis menilai serangan berulang Iran bertujuan untuk membebani sistem pertahanan udara Israel dan menguras stok rudal pencegat.
- Tuduhan di PBB
Di United Nations, duta besar Iran Amir-Saeid Iravani menuduh Israel dan Amerika Serikat telah melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
- Hizbullah Ikut Terlibat