Iran Vs Amerika Memanas
Hari ke-8 Perang Iran: 1.332 Tewas, AS–Israel Gempur 3.000 Target, Rudal Hantam Negara Teluk
Perang Iran memasuki hari ke-8. Sedikitnya 1.332 orang tewas saat AS–Israel menggempur ribuan target dan Iran membalas dengan rudal.
Kelompok Hezbollah juga menembakkan roket ke beberapa wilayah di Israel utara sebagai respons terhadap serangan Israel di Lebanon.
Situasi di Amerika Serikat
Pemerintah United States memberikan sinyal yang berbeda terkait durasi konflik.
Gedung Putih menyebut operasi militer dapat berlangsung empat hingga enam minggu, sementara Pentagon belum memberikan perkiraan waktu.
Dikutip dari Bloomberg, Presiden Donald Trump juga mengatakan produsen pertahanan AS akan melipatgandakan produksi senjata untuk mendukung operasi militer tersebut.
Menurut laporan Center for Strategic and International Studies, 100 jam pertama Operasi Epic Fury diperkirakan menelan biaya sekitar 3,7 miliar dolar AS, atau sekitar 891 juta dolar per hari.
AS juga memperkuat kemampuan militernya dengan mengerahkan pesawat pembom B-1 Lancer ke pangkalan udara di Inggris setelah pemerintah Inggris mengizinkan penggunaan pangkalan mereka.
Situasi di Lebanon dan Irak
- Bentrokan dengan Hizbullah
Kelompok Hizbullah mengonfirmasi bentrokan dengan pasukan Israel di Bekaa Valley di Lebanon timur setelah mendeteksi empat helikopter militer Israel memasuki wilayah tersebut dari arah Suriah.
- Serangan Israel di Lebanon
Jet tempur Israel juga membombardir sejumlah kota di Lebanon selatan dan timur.
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan 217 orang tewas sejak serangan dimulai.
Serangan ini memicu gelombang pengungsian besar di kota Tyre dan pinggiran selatan Beirut, termasuk wilayah Dahiyeh.
Sekolah-sekolah di Beirut kini digunakan sebagai tempat penampungan sementara bagi para pengungsi.
- Respons Diplomatik
Presiden Lebanon Joseph Aoun meminta bantuan negara-negara sekutu untuk menghentikan serangan tersebut.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan dukungannya dalam percakapan telepon dengan Aoun.
- Serangan Drone di Irak
Di Iraq, sebuah drone dilaporkan menghantam hotel Erbil Arjaan by Rotana di kota Erbil setelah Kedutaan Besar AS memperingatkan kemungkinan serangan dari kelompok yang bersekutu dengan Iran.
Baca juga: Arab Saudi dan Pakistan Gelar Pertemuan, Desak Iran Tak Salah Melangkah
Dampak Perang Sepekan Terakhir
Sejak perang dimulai pada 28 Februari, konflik telah menyebabkan korban jiwa di berbagai negara.