Kamis, 23 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Pemadaman Internet di Iran Memasuki Minggu Kedua, Kelompok HAM Ungkap Kekhawatiran

Pemadaman internet di Iran telah berlangsung selama dua minggu dan membuat masyarakat terisolasi dari informasi penting.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS

Ringkasan Berita:
  • Pemadaman internet di Iran telah berlangsung selama dua minggu dan membuat masyarakat terisolasi dari informasi penting. 
  • Kelompok HAM menilai kondisi ini berisiko memperburuk jumlah korban jiwa karena warga sipil tidak menerima peringatan evakuasi maupun informasi serangan. 
  • Data menunjukkan lebih dari seribu warga sipil, termasuk anak-anak, telah tewas sejak serangan udara dimulai.


TRIBUNNEWS.COM - Pemadaman internet nasional di Iran memasuki minggu kedua pada hari Sabtu (7/3/2026).

Masyarakat di Iran masih terputus dari informasi dan peringatan penting 168 jam setelah pemadaman diberlakukan, menurut kelompok pemantau internet NetBlocks.

"Pemadaman internet nasional yang diberlakukan oleh rezim tetap berlangsung setelah satu minggu penuh, membuat masyarakat terisolasi sementara pejabat dan media pemerintah tetap memiliki akses," kata NetBlocks, mengutip Iran International.

Saat ini, bom-bom AS dan Israel terus menghujani Iran.

Warga sipil terputus dari informasi tentang di mana serangan telah terjadi, fasilitas medis mana yang terkena dampak, dan di mana putaran pemboman baru akan terjadi.

Karenanya, pemadaman internet berisiko memperburuk korban jiwa akibat perang, kata kelompok hak asasi manusia.

The Guardian berhasil berbicara dengan sejumlah kecil warga Iran yang ada di negara tersebut dan dapat terhubung sebentar melalui VPN atau terminal Starlink.

“Informasi hampir tidak sampai,” kata Ali (bukan nama sebenarnya), yang berbasis di Teheran.

“Jika tidak ada internet, kami sama sekali tidak tahu apa-apa. Bukan tentang kota-kota lain, bahkan bukan tentang apa yang terjadi beberapa jalan di dekat kami.”

“Ada kepercayaan yang beredar bahwa kali ini hanya pangkalan militer yang menjadi sasaran, bukan daerah pemukiman,” kata Ali.

“Sejujurnya saya tidak tahu seberapa benarnya itu. Saya ragu.”

INTERNET PADAM - Tangkap layar postingan NetBlocks di X, Sabtu (7/3/2026), memperlihatkan pemadaman internet di Iran yang memasuki minggu kedua. Pemadaman membuat masyarakat terisolasi dari informasi penting.
INTERNET PADAM - Tangkap layar postingan NetBlocks di X, Sabtu (7/3/2026), memperlihatkan pemadaman internet di Iran yang memasuki minggu kedua. Pemadaman membuat masyarakat terisolasi dari informasi penting. (Tangkapan layar media sosial)

Baca juga: Iran Janji Setop Serangan ke Negara Tetangga, Pezeshkian: Siap Balas Jika Wilayahnya Diserang

Beberapa jam setelah serangan AS-Israel dimulai pada hari Sabtu (28/2/2026) yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, Iran dilanda pemadaman internet.

Data eksternal menunjukkan bahwa meskipun beberapa infrastruktur telah rusak, pemadaman itu sendiri merupakan inisiatif pemerintah.

Pemadaman saat ini tidak sepenuhnya absolut seperti pemadaman yang dilakukan pemerintah pada bulan Januari lalu selama protes nasional.

Internet domestik dan jaringan telepon seluler internal tampaknya setidaknya sebagian beroperasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved