Jumat, 5 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Perang Membesar, Israel Targetkan Depot BBM Teheran, IRGC Iran Pakai Rudal Canggih Bom Kilang Haifa

Perang membesar dan mulai menyasar fasilitas energi. Israel menggunakan drone merudal depot bbm Teheran, IRGC membalas pakai rudal ke Haifa

Tayang:
HO/IST/Tangkap Layar/Khaberni
PERANG MEMBESAR - Kobaran api dari ledakan yang menghantam sebuah depot bahan bakar minyak di Teheran, Iran, Sabtu (7/3/2026) malam. Iran membalas lewat rudal yang diluncurkan IRGC dan menyasar kilang minyak Haifa, menandakan perluasan perang yang tidak hanya menargetkan sasaran militer tetapi juga fasilitas energi. 

Perang Membesar, Israel Targetkan Depot BBM di Teheran, IRGC Iran Pakai Rudal Canggih Bom Kilang Minyak Haifa

TRIBUNNEWS.COM - Sepekan setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Teheran, Iran, perang dilaporkan membesar dan mulai menyasar fasilitas-fasilitas pendukung non-militer di kedua belah kubu. 

Pada Sabtu (7/3/2026) malam, kebakaran besar terjadi di ibu kota Iran, Teheran, setelah tangki-tangki bahan bakar minyak (BBM) di kota itu menjadi sasaran serangan Israel.

Baca juga: Rusia Jadi Perisai Iran, Menilik Manuver Moskow Melemahkan Amerika di Timur Tengah

Media Israel mengonfirmasi kalau tentara pendudukan Israel (IDF) telah melakukan serangan terhadap fasilitas bahan bakar di Iran.

"Saluran televisi Israel Channel 12 melaporkan, IDF telah mulai membom tangki bahan bakar di Iran, mencatat bahwa serangan tersebut menargetkan lokasi penyimpanan bahan bakar di Teheran," tulis khbern, mengutip laporan tersebut.

Perusahaan Penyiaran Israel  (KAN) mengutip sumber yang mengatakan bahwa Israel telah memutuskan untuk memperluas targetnya di dalam Iran hingga mencakup fasilitas minyak.

"Perluasan target ini menjadi sebuah langkah yang mengindikasikan eskalasi baru yang melibatkan sektor energi Iran," ulas laporan tersebut.

Dalam konteks ini, kantor berita Iran Fars, mengutip sebuah sumber di Kementerian Perminyakan, melaporkan bahwa Israel menargetkan depot minyak di beberapa wilayah di sebelah barat Teheran.

AS-Israel Mulai Gunakan Juga Drone Presisi

Menjelaskan lebih lanjut mengenai tanggapan tersebut, kepala biro Al Jazeera di Teheran, Nour Eddine Dagher, mengatakan bahwa indikasi awal serangan yang terjadi Sabtu malam tersebut menunjukkan kalau target perang kini tidak cuma fasilitas militer.

Target pengeboman termasuk fasilitas bahan bakar dan depot bahan bakar di dalam dan di pinggiran ibu kota Iran.

Al-Dughair menambahkan bahwa besarnya ledakan dan kobaran api yang muncul di lokasi sasaran menunjukkan sifat dari target yang dibom, dan menambahkan bahwa serangan yang terjadi tampaknya relatif berbeda dari serangan sebelumnya.

Dia menambahkan bahwa serangan sebelumnya sering dilakukan oleh jet tempur Israel yang menembus wilayah udara Iran atau oleh rudal berpemandu yang diluncurkan oleh pasukan AS, tetapi data terkini menunjukkan kemungkinan keterlibatan drone dalam serangan baru-baru ini.

Direktur kantor Al Jazeera di Teheran tersebut juga mengatakan bahwa pemantauan pergerakan pertahanan udara Iran dan pengaktifan sistem anti-pesawat yang menargetkan objek terbang di wilayah udara Teheran menunjukkan bahwa salah satu elemen serangan pada tahap ini dilakukan oleh drone, menjelaskan bahwa sifat dan ketepatan serangan, terutama dalam menargetkan tangki bahan bakar di dekat permukiman penduduk, memperkuat kemungkinan ini.

IRGC Balas Bom Kilang Minyak Haifa

Sebagai tanggapan, Garda Revolusi Iran mengumumkan bahwa mereka telah melakukan serangan rudal terhadap kilang minyak di Haifa, sebagai balasan atas penargetan fasilitas energi di Teheran.

Dalam sebuah pernyataan, Garda Revolusi mengatakan bahwa pasukannya "menyerang kilang minyak Haifa dengan rudal Kheibar Shekan sebagai tanggapan atas penargetan kilang minyak Teheran," sebagai tanda eskalasi timbal balik antara kedua pihak dan penargetan fasilitas energi vital.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved