Selasa, 28 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Mojtaba Khamenei Dipilih Jadi Pemimpin Baru Iran, Ini 6 Faktor Kunci yang Membuatnya Berkuasa

Sosok berpengaruh di balik layar kini memimpin. Mojtaba Khamenei naik jadi Pemimpin Tertinggi Iran di tengah kontroversi suksesi kekuasaan.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Mojtaba Khamenei resmi dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran oleh Majelis Pakar, menggantikan ayahnya Ali Khamenei.
  • Mojtaba dinilai memiliki pengaruh besar di lingkar kekuasaan Iran berkat kedekatannya dengan IRGC serta reputasinya sebagai tokoh konservatif yang mendukung garis keras terhadap Barat.
  • Selain legitimasi keagamaan sebagai ulama Syiah, Mojtaba juga memiliki jaringan politik, ekonomi, dan militer yang kuat sejak lama, termasuk pengalaman dalam Perang Iran–Irak.

TRIBUNNEWS.COM - Majelis Pakar Iran resmi menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei.

Penunjukan tersebut dilakukan setelah kematian Ali Khamenei di tengah konflik regional yang melibatkan serangan militer di kawasan Timur Tengah.

Pengangkatannya menandai suksesi yang sangat kontroversial karena jabatan tersebut berpindah dari ayah kepada anak, sesuatu yang jarang terjadi dalam sistem politik Republik Islam Iran.

Namun banyak pengamat menilai hal ini bertentangan dengan prinsip Revolusi Islam 1979 yang justru menggulingkan sistem monarki. Karena itu, sebagian pihak menilai suksesi ini terlihat seperti dinasti politik, bukan proses pemilihan ulama yang independen.

Meski begitu, di balik kontroversi tersebut, ada sejumlah faktor yang membuat Mojtaba dianggap layak memimpin Iran oleh kalangan ulama dan elite keamanan negara itu.

Berikut 6 Alasan Mojtaba Khamenei Dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran

 1. Tokoh Berpengaruh di Lingkar Kekuasaan Iran

Mengutip dari The Time, Mojtaba sering disebut sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di koridor kekuasaan Iran meskipun jarang tampil di publik.

Media internasional seperti Deutsche Welle menyebut ia memiliki kedekatan kuat dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), pasukan elit yang memainkan peran penting dalam kebijakan politik dan keamanan Iran.

Kedekatan dengan IRGC membuat Mojtaba memiliki dukungan dari aparat keamanan yang sangat berpengaruh dalam sistem politik Iran.

Baca juga: Mesir Khawatir Israel Tak Terkendali Jika Iran Runtuh

2. Representasi Kelompok Garis Keras

Selain itu Mojtaba juga dikenal sebagai tokoh konservatif yang menentang upaya kelompok reformis Iran untuk memperbaiki hubungan dengan negara-negara Barat.

Pandangan politiknya sejalan dengan kebijakan keras yang selama ini dijalankan oleh ayahnya, Ali Khamenei.

Karena itu, banyak analis melihat pemilihannya sebagai tanda bahwa kelompok garis keras masih memegang kendali penuh atas pemerintahan Iran.

3. Berpengaruh dalam Politik Dalam Negeri

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved