Donald Trump Pimpin Amerika Serikat
Dituding Buat Joke yang Provokasi Penembakan Trump, Jimmy Kimmel Buka Suara
Jimmy Kimmel membantah keras tudingan bahwa ucapannya terhadap Trump merupakan bentuk provokasi kekerasan ataupun pembunuhan
Ringkasan Berita:
- Jimmy Kimmel memberikan klarifikasi atas candaannya pada Kamis (23/4/2026) yang menyebut Melania Trump memiliki binar wajah seperti istri yang menanti status janda
- Candaan tersebut menjadi polemik karena hanya berselang dua hari kemudian, terjadi upaya pembunuhan terhadap Donald Trump di acara makan malam WHACA, Sabtu (25/4/2026)
- Kimmel membantah keras tuduhan bahwa ucapannya adalah bentuk provokasi pembunuhan, serta menegaskan rekam jejaknya yang selama ini vokal menentang kekerasan senjata api
TRIBUNNEWS.COM – Pembawa acara talkshow ternama, Jimmy Kimmel, akhirnya memberikan klarifikasi terkait leluconnya mengenai Melania Trump yang menuai kecaman keras dari pihak Gedung Putih.
Sebelumnya di tayangan "Jimmy Kimmel Live!" pada Kamis malam pekan lalu (23/4/2026) presenter berusia 58 tahun tersebut melontarkan candaan pedas kepada sosok Ibu Negara Amerika Serikat (AS) tersebut.
Di acara tersebut, Kimmel secara terang-terangan mengejek dinamika hubungan Melania dan Donald Trump di depan publik.
Kimmel memicu kontroversi saat ia menatap kamera dan berkata, “Anda (Melania) memiliki binar wajah seperti seorang istri yang sedang menanti status janda,”
Candaan ini pun menuai kritik banyak pihak lantaran berselang dua hari kemudian upaya pembunuhan terjadi pada Donald Trump pada hari Sabtu (25/5/2026)
Seperti yang diwartakan sebelumnya, acara makan malam White House Correspondents’ Association (WHACA) yang dihadiri oleh Trump pada akhir pekan lalu diwarnai teror penembakan.
Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Cole Tomas Allen (31) ditangkap setelah mencoba menerobos pos pemeriksaan keamanan.
Otoritas setempat menyatakan sempat terjadi baku tembak sebelum tersangka diamankan atas tuduhan percobaan pembunuhan terhadap presiden.
Meski menyatakan simpati atas insiden penembakan yang terjadi di acara makan malam koresponden, Kimmel tetap membela kebebasan berbicaranya.
Kimmel menjelaskan bahwa sindiran tersebut murni merupakan sebuah candaan mengenai perbedaan usia pasangan tersebut.
Kimmel Bantah Provokasi Pembunuhan Trump
Baca juga: Kabinet Trump Kompak Tuding Media dan Demokrat sebagai Penyebab Penembakan
Pada acara Jimmy Kimmel Live yang tayang pada Senin malam waktu setempat (27/4/2026) ia juga membantah keras tudingan bahwa ucapannya merupakan bentuk provokasi kekerasan.
"Itu sama sekali bukan, dalam definisi apa pun sebagai upaya untuk memprovokasi pembunuhan, dan mereka tahu itu," tegas Kimmel.
Ia juga mengingatkan rekam jejaknya selama ini yang menentang penggunaan senjata api oleh masyarakat umum
"Saya telah sangat vokal terhadap hal itu selama bertahun-tahun, saya selalu berbicara menentang kekerasan senjata." sambungnya.