Iran Vs Amerika Memanas
Putin Janji Bakal Pasok Energi Global di Tengah Krisis Minyak, Prioritaskan Mitra Tepercaya
Putin janji tingkatkan pasokan minyak dan gas global di tengah krisis energi. Rusia fokus kirim energi ke mitra tepercaya saat harga minyak melonjak
Dalam pernyataannya kepada wartawan di Doral, Florida, Trump mengungkapkan bahwa pemerintahannya siap mencabut sementara sanksi energi terhadap beberapa negara.
“Di beberapa negara, kita akan mencabut sanksi tersebut sampai situasinya membaik,” ujar Trump.
Meski demikian, Trump tidak menyebutkan secara spesifik negara mana yang akan mendapatkan pelonggaran sanksi tersebut.
Namun sejumlah laporan menyebutkan bahwa pemerintah AS tengah mempertimbangkan pelonggaran lebih lanjut terhadap ekspor minyak Rusia.
Kebijakan tersebut juga berkaitan dengan keputusan Amerika Serikat sebelumnya yang mengizinkan India untuk membeli minyak Rusia tanpa dikenai sanksi.
Spekulasi Kerja Sama Energi Global
Pada hari yang sama ketika kebijakan tersebut dibahas, Trump juga diketahui melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Percakapan ini memicu spekulasi mengenai kemungkinan kerja sama energi antara kedua negara guna menstabilkan pasar minyak global.
Analis menilai pelonggaran sanksi terhadap minyak Rusia dapat menjadi strategi pragmatis untuk menambah pasokan energi dunia dalam waktu cepat.
Langkah tersebut juga dipandang penting untuk mengurangi tekanan inflasi global. Lonjakan harga minyak berpotensi meningkatkan biaya transportasi, produksi industri, hingga distribusi barang di berbagai negara.
Para pengamat pasar menilai kebijakan energi yang diambil Amerika Serikat dalam beberapa minggu ke depan akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah harga minyak global.
Jika konflik di Timur Tengah mereda dan pasokan energi kembali stabil, harga minyak diperkirakan dapat turun secara bertahap.
Namun sebaliknya, jika ketegangan geopolitik terus meningkat dan jalur distribusi energi seperti Selat Hormuz tetap terganggu, harga minyak dunia berpotensi kembali melonjak dan memberikan tekanan besar terhadap perekonomian global.
(Tribunnews.com / Namira)