Minggu, 26 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Pakar: Jika Perang Lebih dari 3 Bulan, Iran dan AS Akan Kehabisan Persenjataan

Guru Besar dari UIN Jakarta Prof. Ali Munhanif buka suara perihal eskalasi perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran.

IRGC mengumumkan gelombang serangan terbaru Iran dilakukan menggunakan kombinasi rudal berbahan bakar cair dan padat.

Serangan ditujukan terhadap pasukan AS di Pangkalan Udara Al Kharj di Arab Saudi.

Menurut pernyataan IRGC, pangkalan Al Kharj berfungsi sebagai awal mula serangan AS terhadap Iran.

"Pangkalan tersebut menjadi tempat persiapan bagi jet tempur F-35 dan F-16 AS yang terlibat dalam serangan terhadap Iran," tulis keterangan IRGC dikutip dari Presstv pada Minggu.

Iran mengklaim pangkalan Al Kharj juga menampung pesawat pengangkut bahan bakar dan berfungsi sebagai pusat utama bagi pesawat pengintai AWACS Amerika.

Baca juga: AS Buru Orang Dalam Iran! Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Mojtaba Khamenei

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya mengkonfirmasi bahwa gelombang ke-50 operasi Iran tersebut menghantam beberapa pangkalan militer AS di sejumlah negara.

Termasuk di antaranya adalah Pangkalan Udara Al Dhafra dan Fujairah di UEA, Jufair di Bahrain, Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al Azraq di Yordania, serta sistem radar peringatan dini yang ditempatkan di seluruh wilayah yang berfungsi sebagai perisai pelindung bagi rezim Zionis.

Juru bicara tersebut pun mengatakan bahwa serangan tepat sasaran ini dilakukan drone serang presisi dan peledak yang dioperasikan Angkatan Udara IRGC.

"Drone-drone mematikan kami sedang mengejar, titik demi titik, tempat persembunyian tentara Angkatan Darat AS di wilayah tersebut," kata juru bicara itu.

"Setelah mengumpulkan informasi intelijen, mereka akan secara tepat menargetkan setiap tentara Amerika di wilayah tersebut," lanjutnya.

(Tribunnews.com/Deni/Adi)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved