Rabu, 22 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Serangan Iran Hantam Kilang Minyak Haifa, Ledakan Besar Getarkan Israel Utara

Rudal Iran menghantam kilang Haifa yang berjarak 150 kilometer dari Yerusalem, listrik sempat padam, Israel klaim kerusakan ringan.

Ringkasan Berita:
  • Rudal Iran menghantam kilang minyak di Haifa, Israel utara.
  • Listrik sempat padam, namun kerusakan disebut tidak signifikan oleh pemerintah.
  • Serangan ini memperpanas konflik Iran dan Israel.

 

TRIBUNNEWS.COM - Serangan rudal Iran menghantam kilang minyak di Haifa, wilayah utara Israel, yang berjarak sekitar 150 kilometer dari Yerusalem.

Ledakan akibat serangan tersebut sempat memicu gangguan listrik di wilayah sekitar.

Pemerintah Israel menyatakan tidak ada kerusakan signifikan pada infrastruktur utama.

Insiden ini terjadi di tengah eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang terus meningkat.

Israel mengonfirmasi bahwa kilang minyak di Haifa terkena serangan rudal Iran.

Fasilitas ini berada di kawasan industri Teluk Haifa yang merupakan pusat energi strategis Israel.

Reuters melaporkan serangan tersebut menyebabkan kerusakan terbatas pada fasilitas.

Menteri Energi Israel, Eli Cohen, menegaskan kondisi masih terkendali.

“Kerusakan pada jaringan listrik di wilayah utara bersifat lokal dan tidak signifikan,” ujar Eli Cohen.

Ia juga menambahkan, “Tidak ada kerusakan signifikan pada situs infrastruktur Israel.”

Listrik Sempat Padam di Wilayah Utara

Serangan tersebut sempat menyebabkan gangguan listrik di wilayah utara Israel.

Pasokan listrik dilaporkan terputus sementara sebelum akhirnya berangsur pulih.

Al Jazeera pada Kamis (19/3/2026) melaporkan gangguan terjadi setelah fasilitas energi terdampak serangan.

Sebagian besar pelanggan kini telah kembali mendapatkan aliran listrik normal.

Baca juga: Jet Siluman F-35 AS Mendarat Darurat usai Misi Iran, Diduga Dihantam Serangan Musuh

Serpihan Rudal Picu Kerusakan dan Korban Luka

Haaretz melaporkan serpihan rudal Iran yang dicegat menghantam area kilang minyak di Haifa.

Tidak ada laporan korban jiwa di lokasi kilang tersebut.

Namun di wilayah lain, dampak serangan cukup terasa.

Sebuah bangunan di Kiryat Shmona dilaporkan terkena serangan langsung.

Empat orang dilaporkan terluka, termasuk satu korban dalam kondisi serius.

Seorang saksi mata mengatakan, “Ledakan besar mengguncang seluruh jalan.”

Iran Ancam Serangan Tanpa Pengekangan

Serangan ini merupakan bagian dari balasan Iran atas serangan terhadap infrastruktur energinya.

Salah satunya adalah serangan terhadap ladang gas South Pars.

Al Jazeera melaporkan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan ancaman keras.

“Iran akan menunjukkan nol pengekangan jika infrastrukturnya diserang lagi,” ujarnya.

Iran juga disebut telah melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Netanyahu Ngaku Main Sendiri saat Serang Ladang Gas Iran, Bawa-bawa Nama Trump

Lokasi Strategis Dekat Pusat Israel

Kota Haifa berada di pesisir utara Israel dan menjadi salah satu pusat industri utama.

Jaraknya sekitar 150 kilometer dari Yerusalem sebagai pusat pemerintahan Israel.

Sementara dari Tel Aviv, kota ini hanya berjarak sekitar 90 kilometer.

Letak strategis ini menjadikan kilang Haifa sebagai salah satu objek vital dalam sistem energi nasional Israel.

Konflik Kian Memanas

Eskalasi serangan antara Iran dan Israel menunjukkan konflik semakin meluas.

Kedua pihak kini saling menargetkan infrastruktur strategis.

Situasi ini memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.

Terutama terkait potensi gangguan pasokan energi dunia.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved