Rabu, 3 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Israel Klaim Bunuh Komandan Iran yang Terlibat Penutupan Selat Hormuz, Pernah Dirumorkan Tewas

Israel mengklaim telah membunuh komandan Angkatan Laut IRGC, Alireza Tangsiri, yang disebut berperan dalam blokade Selat Hormuz.

Tayang:

Ledakan tersebut menghancurkan dua lantai gedung dan menyebabkan kerusakan pada beberapa kendaraan dan satu toko.

Ada juga laporan tentang beberapa orang yang terluka, tetapi masih belum ada informasi tentang jumlah kemungkinan korban jiwa, dan layanan darurat saat ini sedang memberikan bantuan.

PM Israel Puji Operasi Tewasnya Tangsiri

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel akan terus menyerang Iran dengan kekuatan penuh.

Dalam pesan video singkat, ia memuji operasi yang menewaskan Kepala Angkatan Laut IRGC tersebut.

Baca juga: Media Israel: Komandan Angkatan Laut IRGC Alireza Tangsiri Pegendali Selat Hormuz Tewas

“Tadi malam, kami melenyapkan komandan angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam. Individu ini memiliki banyak darah di tangannya dan bertanggung jawab atas penutupan Selat Hormuz,” ujar Netanyahu, mengutip Times of Israel.

Ia menyebut operasi itu sebagai contoh kerja sama erat antara Israel dan sekutunya, Amerika Serikat, dalam mencapai tujuan perang bersama.

Perkembangan Lainnya

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump kembali menegaskan bahwa Iran sedang bernegosiasi, meskipun klaim tersebut dibantah oleh Teheran.

“Mereka sebaiknya segera serius sebelum terlambat, karena jika itu terjadi, tidak ada jalan kembali, dan itu tidak akan menyenangkan!” tulis Trump di Truth Social, mengutip NBC News.

Diplomat senior Pakistan menyatakan bahwa pembicaraan tidak langsung antara AS dan Iran masih berlangsung.

Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya menegaskan bahwa pihaknya tidak berencana melakukan negosiasi.

Laporan televisi pemerintah Iran juga menyebut bahwa Teheran telah menolak proposal perdamaian dari Trump dan mengajukan tuntutan sendiri untuk mengakhiri konflik.

Di tengah situasi tersebut, lebih dari 2.000 orang dilaporkan tewas di seluruh Timur Tengah seiring perang yang memasuki minggu keempat.

Di Iran, serangan Israel dan Amerika Serikat dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang, menurut Palang Merah Iran.

Setidaknya 1.000 orang tewas di Lebanon, sementara 17 orang dilaporkan tewas di Israel.

Sebanyak 13 anggota militer AS tewas, dan dua lainnya meninggal akibat sebab non-tempur.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved