Iran Vs Amerika Memanas
Pezeshkian: Dukungan Putin dan Rakyat Rusia Jadi Inspirasi Iran dalam Perang Melawan AS
Masoud Pezeshkian terima kasih ke Rusia, UE tuduh Rusia bantu Iran targetkan AS
“Presiden sangat memahami siapa berkomunikasi dengan siapa. Apa pun yang tidak seharusnya terjadi, baik secara terbuka maupun melalui jalur belakang, akan dihadapi dengan tegas,” ujarnya.
Situasi ini semakin mempertegas eskalasi konflik global, dengan keterlibatan sejumlah kekuatan besar dunia yang berpotensi memperluas dampak perang di Timur Tengah.
Baca juga: Dijaga Remaja Berpakaian Preman, Iran Tempatkan Anak-anak Usia 12 Tahun di Pos Pemeriksaan Teheran
Ketegangan di Timur Tengah
Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran.
Serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menyasar wilayah Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.
Konflik ini juga berdampak pada pasukan Amerika Serikat. Sebanyak 13 personel militer dilaporkan tewas dan sekitar 290 lainnya mengalami luka-luka sejak perang dimulai.
Situasi yang terus memanas ini memicu kekhawatiran global terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas, mengingat keterlibatan sejumlah kekuatan besar dunia dalam krisis tersebut.
(Anadolu/CBS News/Tribunnews)