Jumat, 17 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.494, Zelenskyy Ungkap Kendala Negosiasi

Presiden Ukraina Zelenskyy mengungkapkan kendala untuk melanjutkan negosiasi antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat, terutama soal lokasi.

Editor: Nuryanti
Website Presiden Ukraina
PRESIDEN UKRAINA ZELENSKYY - Foto diunduh dari laman Presiden Ukraina, Senin (23/2/2026), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada 18 Februari 2026. (© Press Service Of The President Of Ukraine / YPV.2026) - Pada 27 Maret 2026, Zelenskyy mengungkapkan kendala untuk melanjutkan negosiasi antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat. 

Lavrov mengatakan serangan AS-Israel terhadap Iran yang memicu perang Timur Tengah telah melanggar aturan-aturan ini.

Namun, ia menolak anggapan bahwa Rusia melanggar hukum internasional di Ukraina, dengan mengklaim pasukannya tidak pernah menargetkan sasaran khusus sipil.

  • Dubes Ukraina Tanggapi Pernyataan Sergei Lavrov

Duta Besar Ukraina untuk Prancis, Vadym Omelchenko, menanggapi tayangan wawancara Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, dengan France 2.

Ia mengatakan di platform X bahwa orang-orang pasti bertanya-tanya mengapa televisi Prancis memberikan platform kepada "seorang penjahat perang".

Sementara itu Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, menanggapi dengan mengatakan bahwa Rusia tidak membela hukum internasional baik di Ukraina maupun Iran dengan tindakannya.

“Tuan Lavrov mampu dengan tenang menyebarkan propagandanya tadi malam di saluran televisi Prancis… Anda tidak membela hukum internasional dengan melancarkan perang agresi,” kata Barrot kepada wartawan di sela-sela pertemuan G7 di Prancis.

  • Moskow Bantah Isu Soal "Sumbangan" Para Oligarki Rusia

Kremlin membantah laporan bahwa Vladimir Putin meminta para oligarki Rusia untuk menyumbang dana perang Ukraina, seperti yang sebelumnya diberitakan oleh Nadeem Badshah.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan salah satu pengusaha dalam pertemuan tertutup pada 26 Maret mengusulkan untuk menyumbangkan uang kepada negara, dan Putin menyambut baik inisiatif ini.

Peskov menegaskan bahwa Putin tidak meminta sumbangan tersebut, namun hanya menyambut usulan salah satu pengusaha Rusia, lapor Russia Today.

  • Menlu Ukraina Ingatkan AS soal Perundingan Trilateral

Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, mengatakan AS masih memiliki peran penting dalam mengakhiri perang dengan Rusia.

Ia mengatakan bahwa ia telah bertemu Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di sela-sela pertemuan G7 di Prancis.

“Usulan Ukraina realistis dan dapat dilaksanakan. Tekanan terhadap Rusia adalah kunci untuk membuat Moskow mengakhiri perang,” tulis Sybiha di X pada hari Jumat.

“Kami juga berbicara tentang perkembangan di Timur Tengah. Posisi Ukraina adalah bahwa rezim di Moskow dan Teheran bekerja sama untuk memperpanjang perang," lanjutnya.

Ada kekhawatiran bahwa perang AS-Israel terhadap Iran telah mengalihkan perhatian dari upaya mencari perdamaian di Ukraina.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved