Jumat, 5 Juni 2026

Prajurit TNI Gugur di Lebanon

3 TNI Pasukan UNIFIL Gugur setelah Netanyahu Perintahkan Militer Perluas Invasi ke Lebanon Selatan

Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia gugur dalam 24 jam saat bertugas dalam misi UNIFIL di Lebanon selatan.

Tayang: | Diperbarui:

Ringkasan Berita:
  • Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia gugur dalam 24 jam saat bertugas dalam misi UNIFIL di Lebanon selatan.
  • Dua prajurit tewas akibat ledakan di Bani Hayyan.
  • Benjamin Netanyahu perintahkan perluasan invasi Israel ke Lebanon selatan, tingkatkan ketegangan kawasan konflik.

 

TRIBUNNEWS.COM - Bertambah lagi jumlah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Prajurit TNI bernama Praka Farizal Rhomadhon gugur di Lebanon pada Minggu (29/3/2026) di dekat Kota Adchit al Qusayr, Lebanon selatan, dekat perbatasan Israel.

Lalu, dua prajurit gugur dalam insiden ledakan saat menjalankan misi pengawalan di wilayah Bani Hayyan, Lebanon, pada Senin (30/3/2026).

Keduanya adalah Kapten Infanteri Zulmi (Grup 2 kopassus) yang menjabat sebagai Komandan Kompi B, serta Sersan Satu Ikhwan (Kesdam IX Udayana).

Dengan kejadian ini, total tiga prajurit TNI gugur dalam waktu kurang dari 24 jam di wilayah misi perdamaian Lebanon.

Diberitakan Aljazeera, bertambahnya dua TNI yang gugur di Lebanon selatan telah dibenarkan UNIFIL setelah insiden mematikan terbaru melibatkan pasukan PBB sejak Israel memperluas invasi daratnya ke negara tersebut.

Dalam pernyataan yang dibagikan di media sosial, UNIFIL menyebut dua penjaga perdamaian tewas pada Senin.

Mereka gugur ketika sebuah ledakan dengan asal yang belum diketahui menghancurkan kendaraan mereka di dekat desa Bani Hayyan.

Pasukan PBB itu mengatakan seorang penjaga perdamaian ketiga mengalami luka parah, sementara seorang lainnya juga terluka dalam insiden tersebut.

“Kami menegaskan kembali bahwa tidak seorang pun seharusnya harus meninggal dunia saat menjalankan misi perdamaian,” kata UNIFIL.

Baca juga: Deretan Tokoh dan Partai Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon

Perintah Netanyahu

PIDATO BENJAMIN NETANYAHU -  Foto yang diambil dari Facebook GPO, Kamis (2/10/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di Israel setelah kembali dari kunjungannya ke Amerika Serikat pada Rabu (1/10/2025).
PIDATO BENJAMIN NETANYAHU - Foto yang diambil dari Facebook GPO, Kamis (2/10/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di Israel setelah kembali dari kunjungannya ke Amerika Serikat pada Rabu (1/10/2025). (Facebook GPO)

Laporan Aljazeera juga mengungkapkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu telah menginstruksikan militer negaranya untuk semakin memperluas invasi ke wilayah selatan Lebanon.

Hal ini seiring meningkatnya ketegangan kawasan di tengah perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

“Saya baru saja menginstruksikan untuk lebih memperluas zona penyangga keamanan yang sudah ada. Kami bertekad untuk secara mendasar mengubah situasi di wilayah utara [Israel],” kata Netanyahu dalam pernyataan video dari Komando Utara pada Minggu.

Netanyahu mendorong upaya negaranya untuk meniru “model Gaza” dalam pendudukan.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved