Iran Vs Amerika Memanas
5 Populer Internasional: Surat Terbuka Presiden Iran - 10 Inti Pidato Donald Trump
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Presiden Iran menegaskan rakyatnya tidak bermusuhan dengan warga Amerika
Prinsip utama NATO adalah keamanan kolektif, sebagaimana tercantum dalam Pasal 5, yang menyatakan bahwa serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.
Prinsip ini tidak pernah digunakan selama Perang Dingin.
Satu-satunya penerapan terjadi setelah serangan al-Qaeda di New York dan Washington pada 11 September 2001, ketika anggota NATO mengirim pasukan ke Afghanistan untuk mendukung operasi militer yang dipimpin AS.
2. Mengapa Trump mempertimbangkan keluar dari NATO?
Kemarahan Trump dipicu oleh penolakan NATO untuk mendukung atau membantu AS dalam perang melawan Iran.
Namun, piagam NATO tidak mewajibkan anggota untuk terlibat dalam konflik tersebut.
Selain itu, AS tidak diserang dan tidak berkonsultasi terlebih dahulu dengan negara anggota lainnya.
5. Rusia Bergerak! Siap Mediasi Perang Iran Vs AS-Israel di Tengah Ketegangan Global
Rusia menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam upaya penyelesaian konflik Iran yang kian memanas.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menegaskan bahwa Presiden Vladimir Putin terus menjalin komunikasi intensif dengan para pemimpin regional guna membuka jalan menuju perdamaian.
Rusia juga turut menawarkan berbagai proposal penyelesaian konflik sejak tahap awal krisis, dengan harapan dapat menjadi dasar bagi tercapainya kesepakatan damai.
“Jika peran kami dibutuhkan, kami siap berkontribusi agar situasi militer segera beralih ke jalur damai,” ujar Peskov sebagaimana dikutip dari Reuters.
Langkah Rusia bukan tanpa alasan, Kremlin menyebut konflik Iran berpotensi semakin tidak terkendali dan berdampak pada stabilitas global, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Rusia menilai pendekatan militer hanya akan memperparah situasi, sehingga jalur diplomasi harus diutamakan.
Selain itu, Rusia memiliki hubungan strategis dengan Iran sekaligus komunikasi dengan pihak lain seperti Israel dan Amerika Serikat.
Posisi ini membuat Moskow berada dalam posisi unik sebagai pihak yang bisa menjembatani kepentingan berbagai actor guna menjaga stabilitas kawasan, termasuk jalur energi global seperti Selat Hormuz, yang sangat berpengaruh terhadap ekonomi dunia.
China–Pakistan Ambil Peran, Dorong Gencatan Senjata
Upaya mediasi Rusia muncul bersamaan dengan langkah China dan Pakistan yang aktif mendorong jalur diplomasi sebagai solusi utama konflik.
Kedua negara sepakat bahwa dialog menjadi satu-satunya cara realistis untuk mengakhiri perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Upaya ini diperkuat melalui pertemuan antara Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Beijing.
Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi diplomatik serta merumuskan langkah konkret untuk mendorong perdamaian.
Dalam pernyataan resmi, kedua negara juga menekankan pentingnya perlindungan jalur pelayaran strategis, khususnya di Selat Hormuz, yang menjadi urat nadi distribusi minyak dunia.
(Tribunnews.com)