Senin, 8 Juni 2026

Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Muncul Desakan agar Prajurit TNI Ditarik dari Lebanon, Pakar: Harus Hitung Untung Ruginya

Selamat Ginting meminta agar pemerintah melakukan perhitungan matang di tengah munculnya desakan untuk menarik prajurit TNI dari Lebanon.

Tayang:

Hal itu mengingat saat ini konflik masih berkecamuk di Timur Tengah.

"Update berikutnya akan kami sampaikan setelah ada kepastian kapan kepulangan dari jenazah tiga orang prajurit TNI yang telah gugur di Lebanon," pungkasnya.

UNIFIL Lakukan Investigasi

Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL Praka Farizal Rhomadhon gugur dalam insiden ledakan proyektil artileri di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3/2026).

Sementara itu, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur dalam insiden pada Senin (30/3/2026) saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU).

Pengawalan dilakukan dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1. 

UNIFIL menyatakan, saat ini tengah melakukan investigasi terhadap insiden tersebut.

Sejumlah pihak juga telah menyampaikan sikap, kutukan, dan kecamannya atas insiden tersebut.

Mereka di antaranya Pemerintah Indonesia, Sekretaris Jenderal PBB, dan UNIFIL.

Sebagaimana diketahui, saat ini tengah terjadi perang terbuka yang melibatkan militer Israel dengan Hizbullah di Lebanon sejak awal Maret 2026.

Perang itu terjadi menyusul serangan militer Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran pada akhir Februari 2026 lalu.

(Tribunnews.com/Deni/Gita)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved