Kamis, 23 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Sosok Randy George, Kepala Staf Angkatan Darat AS yang Diminta Mundur oleh Menhan Pete Hegseth

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth meminta Jenderal Randy George mundur dari jabatan Kepala Staf Angkatan Darat

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
US Army
ANGKATAN DARAT AS - Foto yang dirilis US Army (Angkatan Darat Amerika Serikat) menampilkan Jenderal Randy George mengucapkan sumpah jabatan melalui panggilan telepon dengan Christine Wormuth, Sekretaris Angkatan Darat, saat ia dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41, di fasilitas makan Gold Rush Inn, Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, 21 September 2020. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth kini meminta Jenderal Randy George mundur dari jabatannya. 

Ringkasan Berita:
  • Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth meminta Jenderal Randy George mundur dari jabatan Kepala Staf Angkatan Darat sebagai bagian dari penyesuaian kepemimpinan di era Donald Trump.
  • Keputusan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas militer terkait konflik Iran dan perubahan besar dalam struktur pimpinan militer AS.
  • Randy George merupakan perwira karier berpengalaman yang pernah terlibat dalam berbagai operasi militer besar sebelum akhirnya diminta pensiun lebih awal.

 

TRIBUNNEWS.COM - Angkatan Darat Amerika Serikat tengah mengalami perubahan kepemimpinan besar setelah Menteri Pertahanan Pete Hegseth meminta Jenderal Randy George untuk mengundurkan diri dan pensiun, Kamis (2/4/2026).

Mengutip Economic Times, keputusan ini diambil meskipun Randy George baru dikonfirmasi pada 2023 untuk masa jabatan empat tahun setelah dinominasikan oleh Joe Biden.

"Jenderal Randy George akan pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41 dan keputusan ini berlaku segera," kata Sean Parnell, juru bicara utama Pentagon, mengutip CBC.

Para pejabat menyebut langkah ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk menyelaraskan kepemimpinan militer dengan arah kebijakan pemerintahan di bawah Donald Trump.

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat AS, Christopher LaNeve, akan memimpin Angkatan Darat untuk sementara selama masa transisi.

Siapa Jenderal Randy George dan mengapa ia diminta mundur oleh Pete Hegseth?

ANGKATAN DARAT AS - Foto yang dirilis US Army (Angkatan Darat Amerika Serikat) menampilkan Jenderal Randy George mengucapkan sumpah jabatan melalui panggilan telepon dengan Christine Wormuth, Sekretaris Angkatan Darat, saat ia dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41, di fasilitas makan Gold Rush Inn, Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, 21 September 2020. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth kini meminta Jenderal Randy George mundur dari jabatannya.
ANGKATAN DARAT AS - Foto yang dirilis US Army (Angkatan Darat Amerika Serikat) menampilkan Jenderal Randy George mengucapkan sumpah jabatan melalui panggilan telepon dengan Christine Wormuth, Sekretaris Angkatan Darat, saat ia dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41, di fasilitas makan Gold Rush Inn, Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, 21 September 2020. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth kini meminta Jenderal Randy George mundur dari jabatannya. (US Army)

Pentagon telah mengonfirmasi bahwa Menteri Pertahanan Pete Hegseth meminta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George untuk mengundurkan diri dan segera pensiun.

Sumber-sumber mengatakan kepada CBS News, Pete Hegseth menginginkan pemimpin yang mampu menjalankan visi administrasi untuk Angkatan Darat.

Seorang pejabat senior Departemen Pertahanan menyatakan bahwa Angkatan Darat berterima kasih atas pengabdian Jenderal Randy George, namun menilai sudah saatnya dilakukan pergantian kepemimpinan.

Jenderal Randy George merupakan perwira infanteri karier yang telah mengabdi di Angkatan Darat AS selama beberapa dekade.

Ia lahir pada 1 November 1964 dan dibesarkan di Alden, Iowa. Orang tuanya adalah Robert dan Lorraine George.

Ia telah menikah dan memiliki anak, meskipun identitas keluarganya tidak dipublikasikan.

Baca juga: Kepala Pentagon Pete Hegseth Peringatkan Iran tentang Konsekuensi Mendukung Pejuang Houthi

George bergabung dengan militer pada 1982, lulus dari Akademi Militer AS pada 1988, dan pernah dikerahkan dalam Operasi Desert Shield, Desert Storm, Iraqi Freedom, serta Enduring Freedom.

Ia kemudian memimpin Divisi Infanteri ke-4 dan menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat dari 2022 hingga 2023, sebelum menjadi Kepala Staf Angkatan Darat pada September 2023 setelah mendapat persetujuan Senat.

Diterjunkan di Irak dan Afghanistan

Mengutip CBC, George merupakan lulusan Akademi Militer West Point dan perwira infanteri yang bertugas dalam Perang Teluk pertama, serta operasi di Irak dan Afghanistan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved