Senin, 13 April 2026

Ancaman Krisis Energi

Cara Malaysia Pantau PNS yang WFH, Ada PNS yang WFH 3 Hari dalam Seminggu

Untuk pegawai di sektor swasta, Anwar menyarankan pengaturan kerja dari rumah (WFH) bagi karyawan tertentu.

Editor: Hasanudin Aco
Foto: Bernama
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menerbitkan aturan WFH bagi PNS. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Malaysia menerapkan WFH bagi PNS dengan skema 1–3 hari per minggu tergantung jarak tempat tinggal.
  • Kebijakan ini berlaku di wilayah tertentu dengan sistem pemantauan berbasis geolokasi.
  • Sejumlah sektor seperti keamanan, kesehatan, dan pendidikan terancam demi menjaga layanan publik tetap optimal.

TRIBUNNEWS.COM, MALAYSIA - Tak hanya Indonesia, pemerintah Malaysia juga menerapkan pengaturan kerja dari rumah (WFH) untuk pegawai negeri sipil (PNS) dan perusahaan swasta.

Kebijakan ini akan mulai 15 April 2026 mendatang di Malaysia.

Dalam pidatonya, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan tujuan WFH PNS untuk menghemat bahan bakar dan memastikan pasokan energi yang berkelanjutan di negara itu.

“Detail lebih lanjut akan diumumkan kemudian. Pada saat yang sama, saya ingin menekankan bahwa pemerintah sedang mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak krisis energi global melalui inisiatif untuk mendukung masyarakat,” katanya dikutip dari FreeMalaysia Today, Jumat (3/4/2026).

Untuk pegawai di sektor swasta, dia menyarankan pengaturan kerja dari rumah (WFH) bagi karyawan tertentu.

Anwar, yang juga menjabat sebagai menteri keuangan ini, menegaskan bahwa Kementerian Keuangan akan menghabiskan 4 miliar ringgit per bulan untuk menyerap lonjakan harga minyak mentah akibat penutupan Selat Hormuz.

“Ini bukan prestasi kecil,” katanya seraya menambahkan bahwa subsidi tersebut bertujuan untuk melindungi warga Malaysia.

Anwar mengatakan pemerintah sedang berupaya untuk memastikan keamanan pasokan energi Malaysia, termasuk dengan melakukan diversifikasi negara sumber impor minyak dan gas negara tersebut akibat dampak dari perang di Timur Tengah.

WFH Satu Hari dan Tiga Hari

PNS di Malaysia ditetapkan WFH sehari dalam seminggu.

Namun PNS yang tinggal lebih dari 8 km dari kantor mereka akan diizinkan untuk bekerja dari rumah selama tiga hari dalam seminggu.

Direktur Jenderal Pelayanan Publik Wan Ahmad Dahlan Abdul Aziz mengatakan bahwa hal ini hanya akan berlaku untuk pegawai negeri sipil yang bertugas di Kuala Lumpur, Putrajaya, Selangor, dan ibu kota negara bagian lainnya.

Bagaimana Cara Memantau PNS WFH?

PNS yang WFH diharuskan untuk masuk ke sistem pemantauan daring setiap jam.

Tujuannya untuk mencatat kehadiran mereka melalui fungsi geolokasi pada perangkat mereka di rumah.

Pegawai negeri sipil di Kedah, Kelantan, dan Terengganu akan diizinkan bekerja dari rumah mulai  Senin hingga Rabu.

Pegawai negeri sipil lainnya akan diizinkan melakukannya mulai Selasa hingga Kamis.

Beberapa sektor dikecualikan dari WFH yaitu sektor keamanan, kesehatan, dan pendidikan. 

Untuk sektor pendidikan, hanya petugas yang tidak terlibat dalam sesi sekolah yang dapat bekerja dari rumah.

“Untuk memastikan penyampaian layanan publik tidak terpengaruh, kepala departemen harus menentukan layanan penting dan mengatur hari kerja dari rumah untuk layanan tersebut sesuai dengan kesesuaian operasional,” kata Wan Ahmad Dahlan.

Dia menambahkan bahwa kepala departemen harus mengidentifikasi hasil yang diharapkan dari mereka yang bekerja dari rumah dan memeriksa atau memastikan bahwa mereka memenuhi hasil yang telah ditetapkan.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved