Iran Vs Amerika Memanas
Pesan Menohok Kepala Staf Angkatan Darat AS Setelah Pemecatannya
Bertambah lagi jenderal Amerika yang digusur dari jabatannya. Kali ini adalahKepala Staf Angkatan Darat AS, Jenderal Randy George.
Pesan Menohok Kepala Staf Angkatan Darat AS Setelah Pemecatannya
TRIBUNNEWS.COM - Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Amerika Serikat (AS), Jenderal Randy George, mengatakan kepada para pejabat Pentagon dalam sebuah email kalau tentara Amerika layak mendapatkan "pemimpin yang berani dengan karakter yang kuat".
Pesan menohok yang menyiratkan kalau pemimpin AS saat ini adalah "sosok lemah" tersebut terungkap setelah Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth meminta Jenderal Randy George untuk mengundurkan diri dan pensiun segera.
Baca juga: Sendirian di Gurun Iran, Cerita Penyelamatan Pilot AS: Insiden Black Hawk Down Nyaris Terulang
Setelah pemecatannya, sebuah email yang diduga milik George bocor dan keasliannya dikonfirmasi oleh CBS News pada Sabtu (4/4/2026).
Seorang pejabat AS mengatakan kepada CBS News kalau George mengirim surat itu kepada Daniel Driscoll, Menteri Angkatan Darat AS, serta kepada para jenderal dan perwira senior di Kepala Staf Gabungan Militer AS.
George menulis, "Merupakan suatu kehormatan besar untuk bertugas bersama Anda dan memimpin pasukan dalam membela negara kita."
Dia melanjutkan: "Saya tahu bahwa Anda semua akan terus fokus sepenuhnya pada misi, terus berinovasi, dan bekerja tanpa lelah untuk mengatasi hambatan birokrasi guna menyediakan segala yang dibutuhkan prajurit kita untuk meraih kemenangan di medan perang modern."
Ia menambahkan: "Para prajurit kita benar-benar yang terbaik di dunia, dan mereka pantas mendapatkan pelatihan yang ketat serta pemimpin yang berani dengan karakter yang kuat. Saya tidak ragu bahwa Anda akan terus memimpin dengan keberanian, karakter yang kuat, dan tekad yang teguh."
Karier Jenderal Randy George
Sebelumnya, George menjabat sebagai ajudan militer senior untuk Menteri Pertahanan Lloyd Austin dari tahun 2021 hingga 2022, selama pemerintahan Biden.
Ia kemudian menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, sebuah posisi yang biasanya berlangsung selama empat tahun, pada tahun 2023.
Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa George "akan pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41 mulai berlaku segera."
"Departemen Pertahanan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Jenderal George atas pengabdiannya selama puluhan tahun kepada bangsa kita. Kami mendoakan yang terbaik untuk masa pensiunnya."
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat saat ini, Jenderal Christopher Laniff, yang sebelumnya merupakan ajudan militer Higseth, akan mengambil alih peran sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Angkatan Darat.
Higseth memecat lebih dari selusin perwira militer berpangkat tinggi, termasuk Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal C.Q. Brown, Kepala Operasi Angkatan Laut Laksamana Lisa Franchetti, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Jenderal James Slave, dan Direktur Badan Intelijen Pertahanan Letnan Jenderal Jeffrey Cruz.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Mantan-Kepala-Staf-Angkatan-Darat-Amerika-Serikat-AS-Jenderal-Randy-George.jpg)