Iran Vs Amerika Memanas
Perang Iran Bikin Trump Babak Belur, Ini Daftar 37 Pesawat AS yang Hancur hingga Rugi Rp28 T
Perang Iran bikin AS rugi besar! 37 pesawat hancur dan rusak, kerugian tembus Rp28 triliun. Gencatan senjata pun terancam runtuh akibat pelanggaran.
Berikut daftar pesawat AS yang hancur dan rusak akibat serangan Iran, sebagaimana dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (9/4/2026):
1.Pesawat Hancur (25 Unit)
Sebagian besar kerugian berasal dari pesawat yang benar-benar hancur, baik akibat serangan langsung maupun faktor lain:
- 1 unit jet tempur seperti F-15E Strike Eagle dan 1 unit A-10 Thunderbolt II diklaim ditembak jatuh oleh pertahanan Iran
- 12 unit drone MQ-9 Reaper disebut berhasil dihancurkan
- 2 MC-130J Commando II dan 4 helikopter MH-6 Little Bird dihancurkan sendiri oleh pasukan AS untuk mencegah jatuh ke tangan musuh
- Insiden friendly fire di Kuwait juga menyebabkan 3 unit F-15E jatuh
- 1 Helikopter CH-47 Chinook dilaporkan hancur akibat serangan drone
- 1 pesawat tanker KC-135 jatuh akibat tabrakan udara di Irak
2. Pesawat Rusak (12 Unit)
Selain yang hancur, terdapat 12 pesawat yang mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda:
- 2 Helikopter UH-60 Black Hawk terkena tembakan saat misi penyelamatan
- 2 unit Pesawat pengintai E-3 Sentry (AWACS) rusak akibat serangan Iran di Arab Saudi
- 1 Jet tempur F-35 mengalami kerusakan tempur diduga terkena tembakan.
- 5 pesawat tanker KC-135 rusak akibat serangan rudal Iran di Arab Saudi
- I Unit KC-135 dilaporkan rusak karena terlibat brakan di udara di Irak
Baca juga: Pengakuan Pejabat AS: Rencana Gencatan Senjata 10 Poin dari Iran Bukan yang Disetujui Gedung Putih
Dari total pesawat yang jatuh dan rusak selama perang antar AS-Israel dengan Iran berlangsung total kerugian diperkirakan mencapai sekitar USD 1,7 miliar atau setara Rp28 triliun.
Rincian kerugian tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar berasal dari pesawat yang benar-benar hancur di medan perang, dengan nilai berkisar antara 1 hingga 1,1 miliar dolar AS.
Sementara itu, kerusakan pada pesawat yang masih dapat diperbaiki diperkirakan menambah beban biaya sekitar 0,4 hingga 0,6 miliar dolar AS.
Bukan tanpa alasan pasalnya satu unit pesawat canggih seperti sistem pengintai atau jet tempur dapat bernilai ratusan juta dolar AS, sehingga kehilangan beberapa unit saja sudah berdampak signifikan terhadap anggaran militer.
Besarnya angka ini mencerminkan mahalnya aset militer udara yang digunakan dalam operasi tempur modern. Bahkan diklaim sebagai salah satu konflik yang paling merugikan bagi aset udara Amerika Serikat sejak konflik di Afghanistan.
(Tribunnews.com/Namira)