Senin, 27 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Profil JD Vance, Wapres yang Akan Pimpin Delegasi AS dalam Perundingan Perdamaian Iran di Pakistan

Wapres AS JD Vance akan memimpin perundingan perdamaian dengan Iran di Pakistan, berikut profilnya.

Penulis: Nuryanti
Editor: Endra Kurniawan

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), JD Vance, akan memimpin perundingan perdamaian dengan Iran.

Pengumuman ini disampaikan Gedung Putih pada Rabu (8/4/2026), setelah Presiden Donald Trump mengisyaratkan bahwa JD Vance mungkin tidak akan pergi ke Pakistan akhir pekan ini karena kekhawatiran keamanan.

Selain JD Vance, Utusan Khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner, juga akan pergi ke Islamabad, Pakistan, untuk melakukan pembicaraan.

“Kita akan punya Steve Witkoff, Jared Kushner, JD —mungkin JD, saya tidak tahu,” kata Trump dalam sebuah wawancara dengan New York Post.

“Ada pertanyaan tentang keselamatan dan keamanan,” tambah Trump.

Meskipun demikian, Trump mengatakan dia memperkirakan pembicaraan di Pakistan akan berlangsung "segera."

Hal ini terjadi setelah pengumuman Trump pada Selasa (7/4/2026) bahwa gencatan senjata selama dua minggu telah disepakati setelah permintaan dari Islamabad.

Profil JD Vance

JD VANCE - Foto ini diambil dari Facebook JD Vance pada Selasa (15/4/2025) memperlihatkan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance sebelumnya dalam kampanye pilpres AS di New York pada 2 November 2024.
JD VANCE - Foto ini diambil dari Facebook JD Vance pada Selasa (15/4/2025) memperlihatkan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance sebelumnya dalam kampanye pilpres AS di New York pada 2 November 2024. (Facebook JD Vance)

JD Vance lahir di Middletown, Ohio, AS, pada 2 Agustus 1984.

JD Vance adalah wakil presiden Amerika Serikat ke-50 dalam pemerintahan Republik Presiden Donald Trump.

Sebagai seorang pengacara dan kapitalis ventura, Vance memanfaatkan kesuksesan memoarnya untuk berkarir di bidang politik.

Ia terpilih sebagai anggota Senat AS dari Partai Republik pada tahun 2022, mewakili negara bagian Ohio.

Ia menjabat di Senat dari tahun 2023 hingga 2025, sebelum akhirnya menjadi Wapres AS.

Baca juga: Trump Pertimbangkan Keluar dari NATO usai Perang Iran, Klaim Sekutu Eropa Gagal Beri Dukungan AS

Dilansir britannica, setelah lulus dari Middletown High School pada tahun 2003, Vance mendaftar di Korps Marinir AS.

Selama bertugas di Marinir, ia ditempatkan di Irak untuk bertugas dalam Perang Irak.

Vance kemudian kuliah di Ohio State University, di mana ia menerima gelar sarjana dalam ilmu politik dan filsafat pada tahun 2009.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved