Iran Vs Amerika Memanas
Presiden Ukraina Dongkol, Zelensky: Rusia Bantu Iran, Amerika Diam Saja
Zelensky mengklaim kalau satelit militer Rusia memberikan Iran koordinat dan citra yang tepat dari pangkalan AS
Presiden Ukraina Dongkol, Zelensky: Rusia Bantu Iran, Amerika Diam Saja
Ringkasan Berita:
- Apakah Rusia diam-diam membantu Iran menyerang target milik AS? Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky meyakini hal ini
- Dalam klaim dan tuduhan yang tajam, Volodymyr Zelensky mengatakan Moskow memberikan intelijen satelit kepada Teheran.
- Zelensky juga menuduh Washington masih mempercayai Vladimir Putin.
TRIBUNNEWS.COM - Dalam sebuah wawancara, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan pernyataan pedas kalau Amerika Serikat (AS) mengabaikan bukti kuat bahwa Rusia telah membantu Iran menargetkan pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.
Berbicara kepada Alastair Campbell di acara The Rest is Politics, presiden Ukraina itu mengatakan kalau ia telah mencoba menarik perhatian Washington untuk lebih fokus pada pada poros militer Moskow-Teheran.
Baca juga: Perang Amerika-Israel Vs Iran, Pemenangnya Adalah Rusia, Berikut Ini Alasannya
"Tetapi mereka (AS) mempercayai Putin. Dan itu sangat disayangkan," kata Zelensky menyiratkan kedongkolan kalau negara yang menjadi andalannya dalam dukungan di perang negaranya melawan Moskow itu justru cenderung 'pasif' terhadap Rusia.
Zelensky mengklaim kalau satelit militer Rusia memberikan Iran koordinat dan citra yang tepat dari pangkalan AS dan infrastruktur energi Israel untuk memfasilitasi serangan Iran baru-baru ini.
Pemimpin Ukraina itu mengatakan bahwa sangat disayangkan pemerintahan Trump masih "mempercayai" Vladimir Putin.
Lima kali kunjungan ke Moskow, nol kali ke Kyiv: Zelensky Waspadai Diplomasi Kushner-Witkoff
Menyindir para juru ahli perundingan alias negosiator utama Trump, Jared Kushner dan Steve Witkoff, Zelensky mengatakan kalau mereka "terlalu banyak menghabiskan waktu" dengan Putin dan para pejabat seniornya.
Tahun lalu, Kushner dan Witkoff mengunjungi Moskow lima kali tanpa satu pun kunjungan ke Kyiv.
Saat Washington terus menekan Ukraina untuk menyerahkan Donbas demi gencatan senjata, Zelensky mengatakan kalau dia memahami "psikologi" Putin.
Ia mengatakan bahwa Putin tidak akan pernah berhenti di Donbas, dan selanjutnya akan mencoba merebut ibu kota regional Dnipro dan Kharkiv.
"Kita harus mengakui bahwa sebagian orang Amerika merasa bahwa [Donbas] bukanlah apa-apa bagi kita," katanya.
AS akan Keluar dari NATO? Zelensky Usulkan Blok Militer
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pertemuan-Donald-Trump-Zelensky.jpg)