Ancaman Krisis Energi
7 Kapal Tanker Petronas Lalui Selat Hormuz Tanpa Kendala, Stok BBM Malaysia Aman Terkendali
Melalui lancarnya perjalanan Kapal Tanker Malaysia melalui Selat Hormuz, Anwar Ibrahim memastikan bahwa pasokan BBM di Negeri Jiran Aman Terkendali
Ringkasan Berita:
- Tujuh kapal tanker milik Malaysia berhasil melewati Selat Hormuz secara bertahap setelah sebelumnya sempat tertahan akibat ketegangan konflik di Iran
- Perdana Menteri Anwar Ibrahim juga memastikan ketersediaan pasokan BBM di Malaysia dalam keadaan aman dan terkendali untuk memenuhi kebutuhan hingga bulan Mei.
- Meski membebani kas negara, pemerintah Malaysia memilih untuk mempertahankan harga bensin RON95 dan subsidi diesel guna menjaga kesejahteraan rakyat dan mencegah inflasi.
TRIBUNNEWS.COM - Tujuh kapal tanker milik Malaysia yang sebelumnya tertahan di Selat Hormuz dilaporkan berhasil melewati jalur air strategis tersebut secara bertahap.
Sebagian besar kapal telah menyelesaikan transit mereka di tengah meningkatnya ketegangan regional akibat konflik antara Iran dan aliansi Amerika Serikat-Israel yang bergulir sejak 28 Februari lalu.
Perkembangan ini dikonfirmasi langsung oleh Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, pada Jumat (10/4/2026).
Mengutip dari The Star, pernyataan tersebut disampaikan Anwar Ibrahim setelah menerima pengarahan tingkat tinggi dari Presiden sekaligus Pejabat Eksekutif Tertinggi (CEO) Petronas, Tan Sri Tengku Muhammad Taufik.
Sebelumnya, hambatan maritim di wilayah tersebut sempat memicu kekhawatiran terkait konsistensi impor energi Malaysia.
Hal ini terjadi, mengingat peran vital Selat Hormuz dalam jalur transit minyak global.
Namun, Duta Besar Iran untuk Malaysia, Valiollah Mohammadi, telah memberikan jaminan bahwa kapal-kapal tersebut akan diizinkan melewati selat secara bertahap.
"Alhamdulillah, semuanya telah dilepaskan. Satu sedang dalam perjalanan ke tujuannya dan enam lainnya telah diberikan persetujuan sambil menunggu giliran mereka untuk berlayar," ujar Anwar Ibrahim kepada awak media usai menunaikan salat Jumat.
Pasokan BBM di Malaysia Aman
Lebih lanjut, Perdana Menteri memastikan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Malaysia berada di bawah kendali penuh.
Malaysia sendiri dipastikan memiliki stok yang memadai untuk memenuhi permintaan domestik melewati bulan April hingga Mei.
Baca juga: Canggih! Malaysia Bakal Pakai AI dalam Proyek Perekrutan Pekerja Bangladesh
"Pasokan bahan bakar untuk bulan April dan Mei tampaknya dalam keadaan terkendali," tegasnya.
Keadaan ini menurut Anwar patut diapresiasi mengingat tingginya volatilitas energi global dan gangguan maritim di kawasan tersebut dalam beberapa waktu belakangan ini.
Guna menjaga kestabilan tersebut, Anwar berharap aparat terkait terus melakukan pengawasan dan pengawalan distribusi BBM di seluruh pelosok Malaysia
"Di luar ini, ada penegakan hukum yang diterapkan untuk mengawasi situasi secara keseluruhan," lanjut Anwar.
Inisiatif pemantauan juga diharapkan Anwar ikut dilakukan oleh seluruh anggota kabinetnya.