Iran Vs Amerika Memanas
Militer AS Siap Blokade Pelabuhan Iran, Analis Nilai Bakal Perburuk Krisis Energi Global
Para analis menilai blokade AS terhadap pelabuhan Iran akan memperburuk krisis energi yang mengguncang perekonomian global.
Iran memperingatkan tidak ada pelabuhan Teluk yang akan aman jika pelabuhan mereka sendiri terancam.
“Pembatasan yang diberlakukan oleh Amerika yang kriminal terhadap navigasi dan transit maritim di perairan internasional adalah ilegal dan merupakan contoh pembajakan,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh pusat komando militer Iran, Khatam Al-Anbiya, yang dibacakan di televisi pemerintah, Senin, dilansir Al Arabiya.
Baca juga: Usai Buntu dengan AS, Presiden Iran Telepon Putin, Arah Diplomasi Mulai Bergeser
Iran akan secara tegas menerapkan “mekanisme permanen” untuk mengendalikan Selat Hormuz menyusul ancaman AS untuk memblokadenya.
“Jika keamanan pelabuhan Republik Islam Iran di perairan Teluk (Arab) dan Laut Arab terancam, tidak ada pelabuhan di Teluk (Arab) dan Laut Arab yang akan aman,” tambahnya.
Adapun perundingan gencatan senjata antara AS dan Iran berakhir pada Minggu (12/4/2026) tanpa kesepakatan, menimbulkan pertanyaan tentang apa yang akan terjadi ketika gencatan senjata dua minggu akan berakhir pada 22 April 2026.
Saat perundingan berakhir di ibu kota Pakistan, Islamabad, kedua belah pihak saling menyalahkan atas kegagalan tersebut.
Tidak ada kabar apakah negosiasi akan dilanjutkan, dan Presiden Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Iran.
Para negosiator kini akan kembali ke ibu kota masing-masing dan mempertimbangkan kembali langkah selanjutnya.
(Tribunnews.com/Nuryanti)