Kamis, 16 April 2026

UNHCR: 250 Orang Hilang dalam Kecelakaan Kapal Rohingya Menuju Malaysia

Kapal pengungsi Rohingya terbalik di Laut Andaman, 250 orang hilang. Tragedi ini soroti bahaya jalur laut dan krisis kemanusiaan

Editor: Eko Sutriyanto
IST
KAPAL TENGGELAM - Sekitar 250 orang, termasuk anak-anak, dilaporkan hilang setelah kapal yang membawa pengungsi Rohingya dan warga Bangladesh terbalik di Laut Andaman.  Informasi ini disampaikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Badan Pengungsi (UNHCR), Selasa (15/4/2026) 

Namun, perjalanan laut yang ditempuh sering kali berbahaya karena menggunakan kapal seadanya dan kelebihan muatan.

UNHCR menilai tragedi ini sebagai dampak serius dari krisis pengungsian yang berkepanjangan tanpa solusi jangka panjang bagi Rohingya.

PBB menegaskan perlunya langkah konkret untuk mengatasi akar konflik di Myanmar, agar para pengungsi dapat kembali ke tanah air mereka secara aman dan bermartabat.

Sebagai informasi, Laut Andaman merupakan wilayah perairan yang membentang di sepanjang pesisir barat Myanmar, Thailand, dan Semenanjung Malaya.

Pada 2025 lalu, sedikitnya 427 Rohingya juga dilaporkan tewas dalam dua insiden kapal karam di kawasan tersebut.

 
 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved