UNHCR: 250 Orang Hilang dalam Kecelakaan Kapal Rohingya Menuju Malaysia
Kapal pengungsi Rohingya terbalik di Laut Andaman, 250 orang hilang. Tragedi ini soroti bahaya jalur laut dan krisis kemanusiaan
Namun, perjalanan laut yang ditempuh sering kali berbahaya karena menggunakan kapal seadanya dan kelebihan muatan.
UNHCR menilai tragedi ini sebagai dampak serius dari krisis pengungsian yang berkepanjangan tanpa solusi jangka panjang bagi Rohingya.
PBB menegaskan perlunya langkah konkret untuk mengatasi akar konflik di Myanmar, agar para pengungsi dapat kembali ke tanah air mereka secara aman dan bermartabat.
Sebagai informasi, Laut Andaman merupakan wilayah perairan yang membentang di sepanjang pesisir barat Myanmar, Thailand, dan Semenanjung Malaya.
Pada 2025 lalu, sedikitnya 427 Rohingya juga dilaporkan tewas dalam dua insiden kapal karam di kawasan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-tenggelam1.jpg)