Jumat, 1 Mei 2026

Penembakan di Turki Tewaskan 4 Guru dan Siswa, Presiden Erdogan Pastikan Diusut Tuntas

Erdoğan janji usut tuntas penembakan sekolah di Kahramanmaraş yang tewaskan 4 orang, di tengah lonjakan kekerasan bersenjata di Turki

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Kolase Tribunnews/Wikipedia
PENEMBAKAN DI SEKOLAH - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, angkat bicara soal serangan bersenjata yang terjadi di sebuah sekolah di Kahramanmaraş. Lewat akun media sosialnya, ia memastikan bahwa kasus ini akan diusut secara menyeluruh 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengecam penembakan di sekolah Kahramanmaraş yang menewaskan empat orang dan melukai puluhan lainnya 
  • Ia memastikan penyelidikan menyeluruh, menyampaikan duka mendalam, serta meminta publik tidak terpengaruh informasi palsu 
  • Insiden ini memperkuat kekhawatiran atas meningkatnya kekerasan bersenjata di Turki

TRIBUNNEWS.COM, TURKI - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, angkat bicara soal serangan bersenjata yang terjadi di sebuah sekolah di Kahramanmaraş.

Lewat akun media sosialnya, ia memastikan bahwa kasus ini akan diusut secara menyeluruh.

Erdoğan menyebut insiden tersebut sebagai peristiwa yang sangat menyedihkan dan mengguncang seluruh Turki.

“Saya menyampaikan belasungkawa kepada seluruh warga, keluarga korban, dan terutama anak-anak kita yang terdampak. Kita kehilangan generasi muda yang cerdas dan seorang pendidik yang berdedikasi,” tulisnya dikutip Tribunnews.com dari Anadolu, Kamis (16/4/2026).

Ia juga mendoakan para korban yang meninggal dunia serta menyampaikan simpati kepada keluarga yang ditinggalkan dan komunitas pendidikan.

Menurut Erdoğan, proses penyelidikan saat ini sedang berjalan. Aparat terkait, mulai dari jaksa penuntut umum hingga otoritas sipil dan inspektur pendidikan, disebut tengah bekerja secara teliti.

“Insiden ini pasti akan diungkap secara menyeluruh,” tegasnya.

Baca juga: Penembakan Sekolah di Turki Kembali Terjadi, Menewaskan 4 Orang dan 20 Terluka

Sejumlah menteri juga telah turun langsung ke lokasi di Kahramanmaraş.

Mereka datang untuk menjenguk korban luka, memberikan dukungan kepada keluarga terdampak, sekaligus memantau penanganan di lapangan.

Di sisi lain, Erdoğan mengingatkan agar tragedi ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

“Tidak ada politik dalam kesedihan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Masyarakat diminta tidak terpengaruh berita palsu atau informasi menyesatkan, dan sebaiknya merujuk pada pernyataan resmi dari lembaga terkait,” katanya.

Erdoğan menutup pernyataannya dengan kembali menyampaikan belasungkawa kepada para korban, keluarga, dan para guru yang terdampak.

Insiden penembakan kembali mengguncang dunia pendidikan di Turki sehingga memicu kekhawatiran serius terhadap keamanan di lingkungan sekolah.

Kronologi Kejadian
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved