Iran Vs Amerika Memanas
Pasukan AS Siap Perang Lagi jika Iran Tak Setujui Kesepakatan Damai, Ancam soal Blokade & Pengeboman
AS siap untuk segera memulai kembali operasi tempur jika Iran tidak menyetujui kesepakatan perdamaian.
Ia diterima oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, yang menyampaikan rasa terima kasih atas "keramahan Pakistan dalam menyelenggarakan dialog".
Menurut Press TV, Munir juga berupaya meletakkan dasar untuk putaran kedua pembicaraan antara AS dan Iran.
Osama Bin Javaid dari Al Jazeera, yang telah meliput pembicaraan AS-Iran, mengatakan bahwa para pejabat Pakistan mengharapkan "terobosan besar di bidang nuklir" dan bahwa para delegasi terus menyampaikan pesan bolak-balik antara Washington dan Teheran.
Poin utama yang menjadi kendala tetaplah durasi pembekuan pengayaan uranium oleh Iran dan persediaan uranium yang sangat diperkaya sebanyak 440 kilogram yang dimiliki negara tersebut.
“Kita tahu bahwa kedua belah pihak pada dasarnya terjebak di antara lima tahun tanpa pengayaan hingga 20 tahun tanpa pengayaan. Dan ada solusi di tengah-tengahnya,” kata Bin Javaid.
“Ada juga pembicaraan tentang apa yang akan dilakukan Iran dengan 440 kg material yang diperkaya nuklir yang dimilikinya di negara itu. Ada beberapa pilihan – apakah mengirimkannya ke luar negeri kepada pihak ketiga atau menurunkannya menjadi uranium dalam bentuk aslinya atau hingga 3 persen,” katanya.
“Menurut sumber-sumber ini, telah ada kemajuan besar yang dicapai, dan mereka berharap pihak Pakistan akan mampu meyakinkan Teheran,” tambahnya.
(Tribunnews.com/Nuryanti)