Kamis, 7 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Selat Hormuz Dijejali Ranjau Laut Iran, Bagaimana Cara Angkatan Laut AS Membersihkannya?

Angkatan Laut Amerika Serikat mengerahkan robot berpemandu serat optik yang diberi nama "SeaFox" untuk membersihkan ranjau laut Iran di Selat Hormuz

Tayang:
HO/IST/Tangkap Layar/WN
RANJAU LAUT - Gambar tangkap layar WN, Rabu (15/4/2026) yang menunjukkan ilustrasi dari AI terkait ranjau laut. Angkatan Laut Amerika Serikat dilaporkan mengerahkan unit pembersih ranjau untuk menangkal ranjau laut yang ditanam Iran di perairan Selat Hormuz. 

Selat Hormuz Dijejali Ranjau Laut, Bagaimana Cara Angkatan Laut AS Membersihkannya?
 
TRIBUNNEWS.COM - Satu di antara jalur utama perdagangan dunia, Selat Hormuz kini berubah menjadi medan pertempuran Iran melawan serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel dalam beberapa bulan belakangan.

Selat yang dilintasi hampir semua kapal-kapal negara Arab penghasil minyak tersebut kini menjadi 'senjata' oleh Iran untuk merespons serangan AS dan Israel yang dimulai sejak 28 Februari 2026.

Iran memblokade jalur air tersebut, utamanya bagi mereka yang mereka nilai sebagai bagian dari entitas dan sekutu AS-Israel.

Baca juga: AS Mau Blokade Selat Hormuz, Intelijen AS: Iran Masih Punya Cukup Persediaan Rudal

Iran kemudian menjejali jalur laut itu dengan ranjau-ranjau air.

Tidak diketahui pasti jumlahnya, namun diyakini sangat banyak sampai-sampai Iran mampu menyusun 'jalur alternatif' yang dekat dengan daratan mereka agar kontrol terhadap kapal-kapal yang hendak melintas, lebih terjaga ketat.

Iran kemudian memberlakukan tarif melintas, dilaporkan 2 juta dolar AS bagi kapal-kapal yang mau melewati jalur ini.

AS, yang serangan udaranya terbukti belum bisa melemahkan kekuatan militer Teheran, lalu menggunakan selat ini, juga sebagai senjata.

Mereka memberlakukan blokade laut di jalur tersebut bagi kapal dari dan menuju Iran.

Kapal-kapal yang sudah membayar fee ke Iran agar bisa melintas, juga menjadi sasaran razia Angkatan Laut AS. Ancaman mereka, putar haluan atau ditenggelamkan.

Di sisi lain, tekanan dunia agar AS menghentikan serangannya ke Iran direspons dengan janji untuk membebaskan Selat Hormuz, termasuk membersihkan ranjau-ranjau laut di dalamnya.

AS sempat mendesak negara-negara NATO, yang diklaim sebagai sekutunya, untuk membantu.

Hanya beberapa negara yang bersedia, utamanya membersihkan jalur air tersebut dari ranjau air. Yang lain, bersikap dingin atau bahkan terang-terangan menolak, apalagi kalau harus ikut terjun melakukan serangan ke Iran. Alasannya, "Ini bukan perang kami!".

AS lewat sang presiden, Donald Trump, kemudian merespons dengan berkoar kalau AS mampu menangani sendiri "pembebasan dan pembersihan" Selat Hormuz.

Secara teknis, bagaimana cara Angkatan Laut AS menangkal ranjau laut mematikan?

Ranjau Laut Iran
RANJAU LAUT - Gambar tangkap layar WN, Rabu (15/4/2026) yang menunjukkan ilustrasi dari AI terkait ranjau laut. Angkatan Laut Amerika Serikat dilaporkan mengerahkan unit pembersih ranjau untuk menangkal ranjau laut yang ditanam Iran di perairan Selat Hormuz.

Menggunakan SeaFox

Angkatan Laut AS, dikutip dari penjelasan WN, lazimnya menangkal ranjau laut menggunakan laser udara, kapal kelas Avenger, dan drone Mk 18 Kingfish.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved