Iran Vs Amerika Memanas
Kapal Dagang Dilarang Lewati Selat Hormuz, 2 Kapal Dilaporkan Ditembak Iran, Akhirnya Berbalik Arah
Setelah Selat Hormuz ditutup, setidaknya dua kapal melaporkan bahwa kapal-kapal Iran melepaskan tembakan.
Pada Jumat (17/4/2026), Iran mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz untuk kapal-kapal komersial setelah gencatan senjata selama 10 hari diumumkan antara Israel dan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon.
Pembukaan kembali tersebut menyebabkan harga minyak turun.
Namun, Trump mengatakan blokade AS terhadap pelabuhan Iran "akan tetap berlaku sepenuhnya" sampai Teheran mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat.
Trump memberlakukan blokade tersebut setelah serangkaian pembicaraan tatap muka bersejarah di Pakistan antara kedua negara berakhir tanpa kesepakatan.
Pasukan AS telah mengirim 23 kapal kembali ke Iran sejak blokade dimulai pada hari Senin, kata Komando Pusat AS pada hari Sabtu.
“Amerika Serikat mempertaruhkan komunitas internasional, mempertaruhkan ekonomi global melalui, dapat saya katakan, kesalahan perhitungan ini,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh kepada Associated Press, menambahkan bahwa AS “mempertaruhkan seluruh paket gencatan senjata.”
Baca juga: Iran Laporkan 3.468 Korban Jiwa dalam Perang Lawan AS-Israel, Selat Hormuz Ditutup Lagi
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengeluarkan pernyataan yang menyebut blokade tersebut sebagai pelanggaran gencatan senjata dan mengatakan Iran akan mencegah “pembukaan kembali selat secara bersyarat dan terbatas”.
Dewan tersebut baru-baru ini bertindak sebagai badan pembuat keputusan tertinggi de facto di Iran.
Karena sebagian besar pasokan ke pangkalan militer AS di wilayah Teluk melewati selat tersebut, "Iran bertekad untuk mempertahankan pengawasan dan kendali atas lalu lintas melalui selat tersebut hingga perang benar-benar berakhir," kata dewan tersebut.
Itu berarti rute yang ditentukan Iran, pembayaran biaya, dan penerbitan sertifikat transit.
Pernyataan angkatan laut Garda Revolusi kemudian mengindikasikan bahwa tidak ada kapal yang boleh mencoba melakukan transit sama sekali.
Baca juga: Detik Dramatis Selat Hormuz Kembali Ditutup Iran hingga Pernyataan Trump Soal Pemerasan
Sementara, Menteri Luar Negeri Pakistan mengatakan, pertempuran antara Israel dan Hizbullah merupakan poin penting yang menjadi hambatan dalam pembicaraan AS-Iran, dan deklarasi gencatan senjata di Lebanon dipandang sebagai dorongan bagi upaya untuk mencapai kesepakatan dengan Iran.
Tidak jelas sejauh mana Hizbullah akan mematuhi gencatan senjata yang tidak mereka negosiasikan, terutama dengan pasukan Israel yang masih menduduki sebagian wilayah Lebanon selatan.
Di Beirut, keluarga-keluarga pengungsi mulai bergerak menuju Lebanon selatan dan pinggiran selatan ibu kota meskipun ada peringatan dari para pejabat agar tidak kembali ke rumah sampai jelas apakah gencatan senjata akan bertahan.
Perang Iran telah menewaskan sedikitnya 3.000 orang di Iran, lebih dari 2.290 orang di Lebanon, 23 orang di Israel, dan lebih dari selusin orang di negara-negara Teluk Arab. Tiga belas anggota militer AS telah tewas.
(Tribunnews.com/Nuryanti)