Iran Vs Amerika Memanas
Militer AS Batal Pensiunkan Pesawat Tempur A-10 setelah Pertempuran di Iran
Angkatan Udara AS menunda pensiun pesawat A-10 hingga setidaknya 2030 karena masih dibutuhkan dalam operasi tempur, termasuk melawan Iran.
Ringkasan Berita:
- Angkatan Udara AS menunda pensiun pesawat A-10 hingga setidaknya 2030 karena masih dibutuhkan dalam operasi tempur, termasuk melawan Iran.
- Meski dianggap usang dan mahal, A-10 tetap dipertahankan karena kemampuannya dalam dukungan udara jarak dekat belum tergantikan.
- Upaya pensiun pesawat ini berulang kali ditolak Kongres AS yang khawatir kehilangan kemampuan tempur penting.
TRIBUNNEWS.COM - Angkatan Udara AS (USAF) memperpanjang masa pakai pesawat tempur A-10 "Warthog" yang telah berusia puluhan tahun hingga setidaknya tahun 2030, menurut laporan Business Insider.
AS memutuskan kembali menunda pensiun pesawat serang tersebut setelah penggunaannya yang intensif dalam operasi tempur melawan Iran.
Sekretaris Angkatan Udara AS Troy Meink mengumumkan hal itu melalui unggahan media sosial pada Selasa (21/4/2026).
Ia menyatakan keputusan tersebut bertujuan mempertahankan kekuatan tempur sementara Basis Industri Pertahanan meningkatkan produksi pesawat tempur baru.
Sekretaris Pertahanan Pete Hegseth menanggapi dengan menulis, "Hidup Warthog!"
Langkah ini memberikan kesempatan baru bagi A-10 Thunderbolt II yang telah beroperasi sejak 1970-an.
Angkatan Udara AS sendiri telah berupaya mempensiunkan pesawat tersebut selama bertahun-tahun.
A-10 dirancang untuk operasi anti-tank, dukungan udara jarak dekat, serta misi pencarian dan penyelamatan tempur.
Namun, para pejabat Angkatan Udara berpendapat bahwa pesawat yang terbang lambat ini akan sulit bertahan di medan perang masa depan yang dipenuhi sistem pertahanan udara canggih.
Angkatan Udara juga telah meninjau kemungkinan mengganti A-10 dengan jet tempur siluman F-35A Lightning II untuk misi dukungan udara jarak dekat.
Meski demikian, evaluasi sebelumnya menimbulkan keraguan apakah F-35 mampu menandingi performa A-10 dalam peran tersebut.
Baca juga: Iran Sita 2 Kapal di Selat Hormuz, Diduga Melanggar Izin dan Memanipulasi Sistem Navigasi
Sebelumnya, USAF berencana mempensiunkan A-10 tahun ini, namun intervensi Kongres AS kembali menunda langkah tersebut, menggeser jadwal pensiun ke 2029 dan mencegah seluruh armada dipensiunkan.
Dengan keputusan terbaru, A-10 akan tetap beroperasi lebih lama, meski belum jelas berapa dari sekitar 160 unit yang masih aktif saat ini akan bertahan hingga 2030.
Pengumuman Meink muncul di tengah tingginya aktivitas A-10 di Timur Tengah.
Pesawat ini dilaporkan digunakan dalam operasi tempur terhadap kelompok milisi yang didukung Iran di Irak, serta dalam operasi langsung melawan Iran.