Rabu, 6 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Lebih dari 2.000 Lokasi Infrastruktur Listrik Iran Jadi Sasaran Serangan AS-Israel

Ribuan infrastruktur listrik Iran menjadi sasaran selama serangan Amerika Serikat (AS)-Israel.

Tayang:
Penulis: Nuryanti
Editor: Suci BangunDS

Kemampuan Iran untuk membatasi lalu lintas melalui selat tersebut — yang menghubungkan Teluk Persia ke samudra lepas — telah terbukti menjadi keuntungan strategis utama.

Baca juga: 2 Teknisi Angkatan Udara Israel Didakwa Jadi Mata-mata untuk Iran, Dituduh Bantu Musuh Selama Perang

BUNTU - Ilustrasi peperangan antara Iran dan Amerika Serikat. Dalam perkembangan situasi pertempuran, kedua negara mengajukan syarat-syarat untuk penghentian perang, diyakini akan ditolak oleh masing-masing kubu.
KONFLIK AS VS IRAN - Ilustrasi peperangan antara Iran dan Amerika Serikat. Dalam perkembangan situasi pertempuran, kedua negara mengajukan syarat-syarat untuk penghentian perang, diyakini akan ditolak oleh masing-masing kubu. (HO/IST/Tangkap Layar/Khaberni)

Meskipun gencatan senjata berarti serangan udara Amerika dan Israel telah berhenti di Iran — dan rudal Teheran tidak lagi menargetkan Israel dan Timur Tengah secara lebih luas — kebuntuan maritim terus berlanjut dan dapat meningkat.

Tanpa adanya kesepakatan diplomatik, serangan-serangan tersebut kemungkinan akan menghalangi kapal untuk mencoba melewati jalur air tersebut, sehingga semakin mempersempit pasokan energi global.

Mohammad Bagher Qalibaf, Ketua Parlemen Iran yang bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance di Pakistan awal bulan ini, mengatakan gencatan senjata total "hanya masuk akal" jika tidak dilanggar oleh blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

“Pembukaan kembali Selat Hormuz tidak mungkin dilakukan dengan pelanggaran gencatan senjata yang begitu mencolok,” ungkapnya di X.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa Iran belum memutuskan apakah akan ikut serta dalam putaran negosiasi baru, dan menuduh AS "mengabaikan dan tidak beritikad baik" dalam negosiasi tersebut.

Mojtaba Ferdousi Pour, kepala misi Iran di Mesir, sebelumnya mengatakan kepada Associated Press bahwa tidak ada delegasi yang akan pergi ke Pakistan sampai AS mencabut blokadenya.

(Tribunnews.com/Nuryanti)

Berita lain terkait Iran Vs Amerika Memanas

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved