Senin, 8 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Sekretaris Angkatan Laut AS Dipecat Mendadak di Tengah Tegang dengan Iran, Internal Trump Konflik?

Pentagon memecat John Phelan secara mendadak tanpa penjelasan resmi, di tengah situasi sensitif blokade maritim terhadap Iran.

Tayang: | Diperbarui:

 

Ringkasan Berita:
  • John Phelan dipecat mendadak oleh Pentagon tanpa alasan resmi di tengah ketegangan AS-Iran.
  • Hung Cao ditunjuk sebagai pelaksana tugas, sementara dinamika internal Pentagon terus memanas.
  • Penasihat Demokrat menyebut pemecatan ini “sangat tidak biasa” dan menilai situasi di bawah Trump belum pernah terjadi sebelumnya.

 

TRIBUNNEWS.COM - Pentagon mengumumkan pemecatan Sekretaris Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), John Phelan.

Pemecatan yang dianggap dadakan ini terjadi di tengah berlangsungnya blokade maritim terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran selama gencatan senjata.

Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengonfirmasi keputusan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas pengabdian Phelan.

“Atas nama Menteri Perang dan Wakil Menteri Perang, kami berterima kasih kepada Menteri Phelan atas pengabdiannya kepada Departemen dan Angkatan Laut Amerika Serikat,” kata Parnell, mengutip Al Mayadeen, Kamis (23/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa akan mengambil alih posisi sebagai pelaksana tugas Menteri Angkatan Laut.

Namun, Pentagon tidak mengungkapkan alasan di balik pemecatan mendadak tersebut.

Sosok John Phelan

Phelan, yang sebelumnya dikenal sebagai pengusaha tanpa latar belakang militer, diangkat pada 2025 setelah berperan dalam penggalangan dana kampanye Presiden AS, Donald Trump.

Saat itu, Trump menyebutnya sebagai kekuatan bagi anggota Angkatan Laut AS. 

Pemecatan ini menjadi yang pertama di antara sekretaris dinas militer dalam pemerintahan Trump saat ini.

Sekaligus mencerminkan dinamika besar di Pentagon di bawah kepemimpinan Donald Trump, yang dilaporkan telah memberhentikan sejumlah perwira militer senior.

Dalam wawancara dengan Al Mayadeen, penasihat Partai Demokrat, Craig Katz menilai langkah tersebut tidak lazim.

“Pemecatan Menteri Angkatan Laut selama masa perang adalah sangat tidak biasa,” ujarnya.

Ia juga mengkritik situasi militer yang disebut terkendali sebagai naif, dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Katz menuding bahwa sejumlah pejabat militer dicopot karena tidak mematuhi arahan pimpinan, dengan mengatakan bahwa para jenderal dan menteri disingkirkan karena gagal mengikuti instruksi.

(*) 

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved