Jumat, 24 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

6 Gertak Sambal Donald Trump ke Iran yang Tidak Terbukti

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengungkap jati dirinya sebagai seorang 'pembual'.

|
Penulis: Hasanudin Aco
Facebook The White House
DONALD TRUMP - Foto ini diambil pada Senin (21/4/2025) dari Facebook The White House. Trump kerap dianggap cuma menggertak soal Iran karena gertakannya tidak terbukti. 

Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu. Namun sekali lagi, dia tidak mengatakan bahwa Iran telah memenuhi tuntutannya untuk mencapai kesepakatan atau membuka selat tersebut. Sebaliknya, dia kembali mengutip dugaan kemajuan dalam negosiasi dan kesepakatan sementara.

Namun, aspek-aspek kunci dari kesepakatan gencatan senjata dengan cepat menjadi bahan perselisihan — termasuk apakah Israel telah setuju untuk berhenti menyerang Hizbullah di Lebanon, usulan 10 poin mana yang menjadi dasar negosiasi, dan apakah Iran dapat mempertahankan kendali atas selat tersebut.

Trump juga mengatakan gencatan senjata itu "tergantung pada persetujuan Republik Islam Iran untuk PEMBUKAAN SELULER, SEGERA, dan AMAN Selat Hormuz." Tampaknya hal itu tidak pernah terjadi, tetapi Trump tetap melanjutkan gencatan senjata tersebut.

6. Tanggal: 21 April
Batas waktu baru: Tidak ditentukan

Trump mengumumkan akan memberi Iran perpanjangan waktu yang tidak ditentukan untuk mengajukan proposal perdamaian.

Namun sekali lagi, Iran belum mencapai kesepakatan atau membuka Selat Homuz.

Sebaliknya, Trump membuat isu baru fakta bahwa Pemerintah Iran sedang mengalami perpecahan serius.

Namun kemudian ia melemahkan alasannya sendiri dalam klausa berikutnya dengan mengatakan bahwa kepemimpinan yang terpecah belah itu "bukan hal yang tidak terduga."

Sumber-sumber mengatakan kepada CNN bahwa Trump bermaksud agar perpanjangan tenggat waktu baru ini bersifat terbatas tetapi Gedung Putih kemudian mengatakan pada hari Rabu bahwa dia belum menetapkan "tenggat waktu yang pasti."

“Orang-orang bilang saya ingin mengakhirinya karena pemilihan paruh waktu, itu tidak benar,” kata Trump kepada Martha MacCallum dari Fox News pada hari Rabu, seraya mengatakan bahwa “tidak ada kerangka waktu” untuk mengakhiri perang tersebut.

Dan dalam memperpanjang gencatan senjata, presiden mengatakan bahwa gencatan senjata akan berlanjut tidak hanya sampai proposal Iran dapat diajukan, tetapi juga sampai "diskusi diselesaikan, dengan cara apa pun."

Semua itu terdengar jauh lebih terbuka.

Ada argumen yang menyatakan bahwa memperpanjang gencatan senjata bermanfaat bagi dunia, karena hal itu tidak menjerumuskan Timur Tengah lebih dalam ke dalam perang.

Namun, Iran tentu bisa memaklumi jika pada titik ini mereka menyimpulkan bahwa Trump memang tidak ingin menindaklanjuti ancamannya.

Lagipula, ia telah memperpanjang tenggat waktu meskipun hampir tidak ada bukti publik bahwa Teheran telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkannya.

Dan ada seseorang yang pernah bertaruh bahwa gertakan semacam ini merusak posisi tawar Amerika Serikat.

Sumber: CNN

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved