Selasa, 9 Juni 2026

Gempa di Sulut

Tak Hanya Sulut, Gempa Magnitude 8.2 Juga Terjadi di Mindanao Filipina Selatan

Gempa bumi dengan magnitude 8,2 skala Richter juga terjadi di Mindanao, pulau terbesar di Filipina Selatan, Senin pagi ini.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Choirul Arifin
Tribunnews.com/TST
BERPOTENSI TSUNAMI - Gempa bumi dengan magnitude 8,2 skala Richter juga terjadi di Mindanao, pulau terbesar di Filipina Selatan pagi ini, Senin Juni 2026. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 km. FOTO: TANGKAPAN LAYAR DARI USGS 

Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi dengan magnitude 8,2 skala Richter juga terjadi di Mindanao, pulau terbesar di Filipina Selatan pagi ini, Senin Juni 2026.
  • Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat mengeluarkan peringatan ancaman tsunami terkait gempa tersebut.
  • Ketinggian gelombang lebih dari 1 meter di atas pasang surut normal dapat diperkirakan terjadi setelah gempa, kata Badan Seismologi Filipina

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tak hanya di Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara, gempa bumi dengan magnitude 8,2 skala Richter juga terjadi di Mindanao, pulau terbesar di Filipina Selatan pagi ini, Senin Juni 2026.

Laporan Pusat Penelitian Geosains Jerman (GFZ) menyatakan, gempa di Mindanao terjadi pada kedalaman 10 km. Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat mengeluarkan peringatan ancaman tsunami terkait gempa tersebut.

Ketinggian gelombang lebih dari 1 meter di atas pasang surut normal dapat diperkirakan terjadi setelah gempa, kata Badan Seismologi Filipina. Mereka memperingatkan akan adanya kerusakan dan gempa susulan akibat gempa tersebut.

Peringatan tsunami juga dikeluarkan untuk daerah pesisir timur laut Indonesia, kata Badan Geofisika Indonesia.

GFZ sebelumnya memperkirakan kekuatan gempa sebesar 7,3 skala Richter. 

Gempa di Sulawesi Utara

Di Sulawesi Utara dan sekitarnya, gempa bumi berkekuatan besar terjadi pada Senin (8/6/2026) pukul 06.37.42 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Indonesia.

Baca juga: BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Sulut, Pusat Gempa di Kedalaman 105 Kilometer

Berdasarkan informasi resmi BMKG, analisis awal mencatat kekuatan gempa mencapai Magnitudo 7,9, namun kemudian dimutakhirkan menjadi Magnitudo 7,7 dalam pembaruan sistem peringatan dini tsunami.

BMKG mencatat episentrum gempa berada pada koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur, atau sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Gempa terjadi pada kedalaman 105 kilometer.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak di wilayah pesisir, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami bagi lima provinsi, yakni Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.

Getaran gempa juga dirasakan cukup kuat di Kota Manado. Sejumlah warga mengaku merasakan guncangan dalam waktu yang relatif lama, bahkan masih terasa saat mereka bergerak atau berlari ke luar bangunan.

Meski demikian, hingga pagi hari aktivitas masyarakat di ibu kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut masih berlangsung normal. Pantauan di kawasan Jalan A.A. Maramis, Kairagi II, menunjukkan lalu lintas dan kegiatan warga tetap berjalan seperti biasa.

Di sekitar kawasan tersebut, antrean kendaraan, termasuk truk bertonase besar yang mengisi bahan bakar, juga terlihat tetap berlangsung tanpa gangguan berarti.

Reuters/Tribun Manado

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved