Jumat, 12 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Tuduh AS Tewaskan 5 Warga Sipil di Selat Hormuz, Ketegangan Energi Global Memuncak

Serangan di Selat Hormuz memicu saling tuding Iran-AS. Lima warga sipil dilaporkan tewas, ancaman krisis energi global kembali meningkat.

Tayang:

“Kami telah menenggelamkan enam kapal kecil Iran yang mengancam pelayaran komersial,” katanya dalam konferensi pers.

Presiden Donald Trump bahkan menyebut jumlah kapal yang dihancurkan mencapai tujuh unit. Ia juga mengeluarkan peringatan keras kepada Iran.

“Iran akan lenyap dari muka bumi jika menyerang kapal-kapal kami,” kata Trump kepada Fox News.

CENTCOM menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan mengamankan jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz yang semakin tidak stabil.

Selat Hormuz Memanas, Energi Dunia Terancam

Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan energi dunia. Penutupan atau gangguan di wilayah ini langsung berdampak pada harga minyak global.

BBC melaporkan bahwa ketegangan di Hormuz berpotensi memicu lonjakan harga energi dan memperburuk risiko resesi global.

Iran sendiri sebelumnya telah memperingatkan kapal-kapal komersial agar tidak melintas tanpa izin. Militer Iran juga menyatakan:

“Kapal yang mencoba melintasi tanpa izin akan membahayakan keselamatan mereka.”

Langkah ini dianggap sebagai respons terhadap operasi AS yang disebut “Proyek Kebebasan”.

Serangan Lain dan Diplomasi Terancam Gagal

Di tengah krisis ini, Uni Emirat Arab melaporkan serangan drone yang memicu kebakaran di fasilitas minyak Fujairah dan melukai tiga warga India.

Sebuah kapal Korea Selatan juga dilaporkan mengalami ledakan di ruang mesin saat melintas di kawasan tersebut.

Al Jazeera melaporkan bahwa eskalasi ini terjadi setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari lalu, yang memicu rangkaian balasan dari Teheran.

Baca juga: Serangan Iran ke UEA Picu Kecaman Global, Ancaman Baru Stabilitas Energi Dunia

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa konflik ini tidak bisa diselesaikan dengan kekuatan militer.

“Peristiwa di Hormuz menunjukkan tidak ada solusi militer untuk krisis politik,” ujarnya di platform X.

Ia juga memperingatkan bahwa AS dan sekutunya “harus waspada agar tidak terseret kembali ke dalam konflik yang lebih dalam”.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved