Krisis Selat Hormuz: 20 Ribu Pelaut Terjebak, WNI Ungkap Ancaman Drone dan Ledakan
Ribuan pelaut terjebak di Selat Hormuz di tengah perang, hadapi serangan drone, kekurangan logistik, dan ketidakpastian pulang
Banyak yang tidak menerima gaji dan tidak dapat kembali ke negara asal.
Situasi ini mengingatkan pada masa pandemi COVID-19, ketika sekitar 400.000 awak kapal terjebak di laut dalam kondisi serupa tanpa gaji dan tanpa kepastian pulang.
Contohnya, Kapten asal India, Rahul Dahl, bersama awak kapalnya telah terjebak selama delapan minggu di Teluk Persia sejak perang Iran pecah.
Ia mengatakan kepada Associated Press, “Tidak seorang pun dari kami membayangkan situasi perang seperti ini. Melihat drone dan rudal melintas di atas kapal adalah pengalaman yang menegangkan dan menyakitkan.”
Diskusi beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Selat-Hormuz-OK1.jpg)