Jumat, 8 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Perang Iran Hari ke-69: Selat Hormuz Memanas, Israel Bombardir Beirut saat AS-Iran Negosiasi

Perang Iran hari ke-69 memanas saat Israel membom Beirut dan Trump klaim negosiasi damai hampir tercapai.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Perang Iran memasuki hari ke-69 di tengah negosiasi damai yang masih alot antara Washington dan Teheran.
  • Presiden AS, Donald Trump mengklaim pembicaraan berjalan baik, sementara Iran masih meninjau proposal AS yang disampaikan lewat Pakistan.
  • Di saat bersamaan, Israel kembali membombardir Beirut dan ketegangan di Selat Hormuz terus mengganggu ekonomi global.

 

TRIBUNNEWS.COM - Perang Iran memasuki hari ke-69 pada Kamis (7/5/2026) di tengah upaya diplomasi yang masih berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengklaim pembicaraan dengan Teheran berjalan sangat baik dan memberi sinyal bahwa kesepakatan untuk mengakhiri konflik mungkin segera tercapai.

Namun di saat yang sama, Israel memperluas operasi militernya dengan kembali membombardir Beirut, Lebanon, meski gencatan senjata dinilai masih rapuh.

Al Jazeera melaporkan Iran saat ini masih meninjau proposal perdamaian AS yang disampaikan melalui mediator Pakistan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan proposal tersebut masih dalam proses peninjauan sebelum Teheran memberikan respons resmi.

Menurutnya, Iran akan menyampaikan pandangannya setelah seluruh proses evaluasi selesai dilakukan.

Ketegangan regional tetap tinggi setelah berminggu-minggu konflik memicu ancaman militer, serangan udara, hingga blokade maritim di Selat Hormuz.

Diplomasi AS-Iran

Baca juga: Heboh Isu Iran Latih “Lumba-Lumba Kamikaze” untuk Serang Kapal AS di Selat Hormuz, Respons Pentagon?

Trump menyebut Washington ingin segera mencapai kesepakatan sebelum lawatannya ke China dalam waktu dekat.

Al Jazeera melaporkan Gedung Putih menilai peluang terobosan diplomatik mulai terbuka setelah mediator Pakistan menyusun kerangka negosiasi 14 poin.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif juga menyatakan optimistis momentum diplomasi saat ini dapat mengarah pada perdamaian kawasan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi meminta dukungan China untuk membangun “kerangka regional pascaperang baru”.

Di sisi lain, Trump tetap mengancam akan melanjutkan pengeboman jika Iran menolak proposal kesepakatan tersebut.

“Jika mereka tidak setuju, pengeboman akan dimulai dengan intensitas yang jauh lebih tinggi,” ancam Trump melalui media sosial.

Reuters melaporkan Trump juga kembali menegaskan bahwa AS tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.

Israel Bombardir Beirut

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved