Iran Vs Amerika Memanas
Video AI Trump Terjebak di 'Selat Hormuz' Viral, Diunggah Kedubes Iran
Iran unggah video AI parodi Donald Trump terjebak di “Selat Hormuz”, viral di media sosial
Ringkasan Berita:
- Kedutaan Besar Iran di Hungaria mengunggah video parodi AI yang menampilkan Donald Trump kesulitan melewati lorong sempit yang dianalogikan sebagai Selat Hormuz
- Video bergaya film Austin Powers: International Man of Mystery itu viral di media sosial
- Parodi tersebut muncul di tengah memanasnya ketegangan geopolitik di Asia Barat
TRIBUNNEWS.COM - Ketegangan di kawasan Selat Hormuz kembali memanas, namun kali ini perang narasi berlangsung melalui video parodi berbasis kecerdasan buatan (AI) di media sosial.
Salah satu unggahan yang menjadi perhatian publik datang dari Kedutaan Besar Iran di Hungaria.
Misi diplomatik tersebut membagikan video parodi hasil AI yang menampilkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang kesulitan mengemudikan kendaraan kecil bergaya Tesla Cybertruck di lorong sempit yang dianalogikan sebagai Selat Hormuz.
Dikutip dari India Today, video berdurasi sekitar 34 detik itu terinspirasi dari adegan film Austin Powers: International Man of Mystery, ketika tokoh Austin Powers terjebak dengan kendaraan kecil di lorong sempit dan gagal keluar meski berkali-kali mencoba maju dan mundur.
Dalam versi parodi yang diunggah Iran, Trump digambarkan memasuki jalur sempit dengan percaya diri sebelum kendaraan tersebut tersangkut dan tidak bisa bergerak bebas.
Ia kemudian diperlihatkan terus bermanuver secara canggung tanpa hasil.
Baca juga: Donald Trump Tekan Iran: Buka Selat Hormuz atau Hadapi Serangan
Unggahan itu disertai keterangan bernada sindiran, “Upaya Trump melewati Selat Hormuz!”, lengkap dengan emoji tertawa.
Penggunaan kendaraan bergaya Cybertruck juga dianggap sebagai sindiran terhadap miliarder teknologi Elon Musk dan citra futuristik kendaraan listrik Tesla yang selama ini identik dengannya.
Video tersebut cepat menyebar di media sosial dan ditonton ratusan ribu kali.
Sejumlah pengguna platform X turut membanjiri kolom komentar dengan berbagai reaksi satir dan candaan politik.
Parodi AI ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Asia Barat, khususnya terkait Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur pelayaran minyak paling strategis di dunia.
Sebelumnya, sejumlah misi diplomatik Iran di berbagai negara juga beberapa kali mengunggah meme dan video sindiran yang menyasar pejabat Amerika Serikat.
Pada April lalu, Konsulat Iran di Mumbai sempat menyindir Trump melalui unggahan media sosial setelah muncul komentar kontroversial terkait India.
Sementara Konsulat Iran di Rusia juga pernah mengunggah video satire mengenai rencana kunjungan delegasi Amerika Serikat yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance ke Pakistan.
Fenomena penggunaan meme dan video AI oleh akun resmi diplomatik ini menunjukkan bagaimana media sosial kini menjadi bagian dari strategi komunikasi politik dan perang opini antarnegara di era digital. (India Today)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/trump111111.jpg)