Minggu, 10 Mei 2026

5 Populer Internasional: Gencatan Senjata 3 Hari Rusia-Ukraina - Penumpang Hondius Takut Dikucilkan

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Donald Trump mengumumkan gencatan senjata tiga hari antara Rusia dan Ukraina

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan

Hal ini disampaikan dua penumpang kepada Associated Press melalui telepon dari kapal tersebut pada Jumat (8/5/2026).

“Anda membuka media sosial - mereka ingin meledakkan kapal itu. Mereka ingin menenggelamkan kapal itu,” kata seorang pria Spanyol.

Dia mengatakan dia khawatir akan distigmatisasi sebagai pembawa virus yang harus dihindari - atau lebih buruk lagi.

BACA SELENGKAPNYA >>>

5. Pengamat: Persepsi ‘Menang Konflik’ Hambat Peluang Kesepakatan Damai Iran dan AS

Peluang tercapainya kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat dinilai masih terbuka, meski proses negosiasi menghadapi tantangan besar akibat perbedaan persepsi politik di kedua pihak.

Direktur Program Studi Timur Tengah di George Washington University, Sina Azodi, mengatakan baik Iran maupun Amerika Serikat sama-sama serius untuk mencapai kesepakatan.

Namun, masing-masing pihak merasa berada dalam posisi unggul setelah konflik yang terjadi.

“Baik Iran maupun Amerika datang ke meja perundingan dengan persepsi bahwa mereka baru saja memenangkan perang, sehingga merasa tidak terlalu perlu memberikan konsesi,” ujar Azodi kepada Al Jazeera.

Menurut Azodi, Iran memang mengalami banyak tekanan dan serangan selama konflik berlangsung. Namun, dari sudut pandang Teheran, tujuan utama mereka adalah mempertahankan keberlangsungan negara dan pemerintahan, yang dinilai berhasil dicapai.

“Iran menerima banyak serangan, tetapi pada akhirnya tujuan mereka adalah bertahan dalam konflik, dan itu berhasil mereka lakukan,” katanya.

Sementara di pihak Amerika Serikat, pernyataan Presiden Donald Trump terkait penghancuran kekuatan angkatan laut Iran dan pelemahan kapasitas rudalnya disebut memperkuat keyakinan di Washington bahwa AS berada di pihak pemenang.

Azodi menilai, salah satu kunci utama untuk membuka jalan menuju kesepakatan baru adalah penyelesaian isu program pengayaan uranium Iran.

“Saya percaya jika persoalan kapasitas pengayaan uranium Iran bisa diselesaikan, misalnya melalui penghentian sementara pengayaan uranium dalam jangka waktu yang disepakati kedua pihak, maka peluang tercapainya kesepakatan akan sangat besar,” ujarnya.

Isu pengayaan uranium selama ini menjadi salah satu titik utama perbedaan antara Iran dan Amerika Serikat dalam pembahasan program nuklir Teheran.

BACA SELENGKAPNYA >>>

(Tribunnews.com)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved