Selasa, 19 Mei 2026

5 Fakta Tabrakan Kereta Maut di Bangkok, Mirip Tragedi di Bekasi Timur?

Insiden mematikan di Bangkok ini menyebabkan sedikitnya 8 orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Bobby Wiratama
Thairath
KECELAKAAN KERETA BANGKOK - Tangkap layar terjadinya kecelakaan kereta di Makkasan, Bangkok, pada Sabtu (16/5/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Sebuah kereta barang menabrak bus penumpang yang terjebak macet di perlintasan sebidang Jalan Asok-Din Daeng, Makkasan, Bangkok pada Sabtu (16/5/2026).
  • Insiden maut tersebut memicu ledakan api hebat dan menewaskan sedikitnya 8 orang di lokasi kejadian, serta menyebabkan 25 hingga 35 orang lainnya mengalami luka-luka.
  • Pihak kepolisian menetapkan masinis kereta barang sebagai tersangka karena terlambat mengerem dan positif menggunakan methamphetamine

 

TRIBUNNEWS.COM - Dunia transportasi Asia Tenggara kembali menjadi sorotan setelah terjadinya kecelakaan tragis yang melibatkan kereta barang dan bus penumpang di Makkasan, Bangkok, Thailand pada Sabtu lalu (16/5/2026)

Insiden mematikan ini tidak hanya menyisakan duka mendalam, tetapi juga membuka mata banyak pihak mengenai rapuhnya sistem keselamatan transportasi di sejumlah negara di Asia Tenggara.

Bagi masyarakat Indonesia sendiri, insiden ini mengingatkan tragedi KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi belum lama ini.

Berikut adalah 5 fakta lengkap seputar tragedi tersebut, beserta ulasan mengenai kemiripannya dengan insiden di Bekasi Timur 

1. Waktu dan Lokasi Kecelakaan

Tragedi memilukan ini terjadi pada Sabtu, 16 Mei 2026, sekitar pukul 15.40 waktu setempat.

Lokasi hantaman berada di perlintasan sebidang Jalan Asok-Din Daeng, sebuah kawasan yang sangat padat di Bangkok dan terletak tepat di dekat Stasiun Makkasan Airport Rail Link.

Titik ini dikenal sebagai salah satu jalur paling sibuk karena menjadi perlintasan utama bagi kereta barang yang menuju ke Stasiun Bang Sue.

Pada jam-jam sibuk sore hari, Jalan Asok-Din Daeng kerap mengalami kemacetan parah, yang sayangnya diperburuk oleh minimnya infrastruktur keselamatan.

Perlintasan ini hanya mengandalkan palang pintu manual dan lampu pengaman tanpa adanya pengawasan petugas penuh waktu.

Akibat hal tersebut, wilayah perlintasan ini sering dijuluki sebagai "titik hitam" kecelakaan di ibu kota Thailand.

Baca juga: Kronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok, Sempat Tak Lapor ke Polisi

2. Kronologi Tabrakan dan Kebakaran

Melansir dari Thairath, peristiwa bermula ketika sebuah bus umum yang mengangkut puluhan penumpang terjebak di tengah rel akibat kemacetan lalu lintas yang mengunci jalur tersebut.

Di saat yang kritis, palang pintu perlintasan dilaporkan tidak berfungsi dengan sempurna dan gagal turun sepenuhnya.

Tak lama berselang, Kereta Barang Nomor 2126 yang melaju dari Provinsi Chachoengsao menuju Bang Sue muncul dengan kecepatan sedang dan langsung menghantam lambung bus tanpa sempat menghindar.

Benturan dahsyat tersebut menyeret bus hingga puluhan meter di sepanjang rel, menyebabkan tangki bahan bakar pecah dan memicu ledakan api yang hebat.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved