Selasa, 2 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

AS Boncos! 200 Rudal THAAD Ludes Demi Lindungi Israel dari Serangan Iran

AS habiskan lebih dari 200 rudal THAAD demi lindungi Israel dari hujan rudal Iran. Stok pertahanan mulai terkuras, perang makin mahal.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • AS menembakkan lebih dari 200 rudal pencegat THAAD dan ratusan SM-3 serta SM-6 untuk membantu Israel menghadapi sekitar 650 rudal balistik Iran.
  • Setiap rudal THAAD membutuhkan teknologi tinggi dan biaya produksi sangat mahal, sehingga persediaan AS cepat menipis dan memicu kekhawatiran kesiapan pertahanan Washington.
  • Di tengah perang berkepanjangan, Israel mulai mempercepat produksi sistem pencegat Arrow 2 dan Arrow 3 untuk memperkuat pertahanan udara.

TRIBUNNEWS.COM - Amerika Serikat menghabiskan lebih dari 200 rudal pencegat THAAD untuk membantu Israel menghadapi gelombang serangan rudal Iran selama konflik terbaru di Timur Tengah.

Laporan tersebut mencuat usai seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan bahwa Washington menembakkan lebih dari 200 rudal pencegat THAAD untuk menghancurkan rudal-rudal Iran yang mengarah ke wilayah Israel.

Jumlah tersebut belum termasuk lebih dari 100 rudal pencegat jenis SM-3 dan SM-6 yang juga digunakan Amerika Serikat untuk memperkuat perlindungan udara sekutunya itu.

Besarnya penggunaan sistem pertahanan tersebut dipicu tingginya intensitas serangan Iran selama perang berlangsung.

Militer Iran dilaporkan meluncurkan sekitar 650 rudal balistik ke arah Israel dalam berbagai gelombang serangan.

Rudal-rudal itu menyasar wilayah permukiman, fasilitas strategis, hingga pusat infrastruktur penting di Israel.

Kondisi tersebut memaksa sistem pertahanan udara Israel dan Amerika Serikat bekerja tanpa henti untuk mencegah rudal-rudal Iran menghantam target di darat.

THAAD atau Terminal High Altitude Area Defense menjadi salah satu sistem utama yang digunakan Washington untuk menghadapi ancaman tersebut.

Sistem pertahanan canggih itu dirancang untuk menghancurkan rudal balistik di ketinggian tinggi sebelum mencapai sasaran.

Tingginya ancaman rudal Iran membuat Washington harus terus menembakkan pencegat THAAD secara berulang demi memastikan perlindungan maksimal bagi Israel.

Dalam banyak kasus, satu rudal balistik bahkan harus dihadapi menggunakan lebih dari satu pencegat untuk meningkatkan peluang penghancuran target di udara. Hal inilah yang membuat stok rudal THAAD cepat terkuras dalam waktu singkat.

Produksi THAAD Mahal dan Lambat

Namun masalahnya rudal pencegat ini memiliki biaya produksi yang sangat mahal dan tidak dapat diproduksi dalam waktu singkat.

Setiap unit pencegat membutuhkan proses produksi rumit karena menggunakan teknologi militer canggih untuk mendeteksi, mengejar, dan menghancurkan target berkecepatan tinggi di udara.

Baca juga: Mojtaba Khamenei Pasang Badan! Uranium Iran Dilarang Keluar Negeri meski AS Mendesak

Akibatnya, stok rudal THAAD tidak mudah digantikan apabila digunakan dalam perang intensitas tinggi seperti konflik Iran dan Israel.

Situasi menjadi semakin berat karena dalam sistem pertahanan modern, satu rudal musuh sering kali harus dihadapi menggunakan dua atau lebih rudal pencegat sekaligus.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved