AI Mulai Belajar Menerbangkan Pesawat, Apakah Pilot Manusia Akan Tergantikan?
Dalam demonstrasi tersebut, sistem AI mampu menjalankan sejumlah tugas penerbangan tanpa pilot mengendalikan pesawat secara manual.
AI Mulai Belajar Menerbangkan Pesawat, Apakah Pilot Manusia Akan Tergantikan?
Ringkasan Berita:
- Merlin Labs berhasil menguji sistem AI yang dapat menjalankan sejumlah tugas penerbangan tanpa kendali manual pilot.
- Teknologi ini dikembangkan untuk membantu industri penerbangan menghadapi krisis kekurangan pilot dan kepadatan lalu lintas udara.
- Meski AI semakin canggih, industri penerbangan menilai pilot manusia masih menjadi faktor keselamatan utama.
TRIBUNNEWS.COM - Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kembali memicu perhatian dunia setelah startup asal Amerika Serikat, Merlin Labs, berhasil mendemonstrasikan sistem penerbangan berbasis AI dalam uji coba pesawat eksperimental.
Dalam demonstrasi tersebut, sistem AI mampu menjalankan sejumlah tugas penerbangan tanpa pilot mengendalikan pesawat secara manual.
Baca juga: Dalam 90 Menit, Donald Trump Spam 20 Foto dan Video AI yang Menyerang Musuh-musuhnya, Termasuk Iran
Pilot uji Matt Diamond hanya memberikan otorisasi verbal, sementara sistem AI menjalankan perintah seperti mengubah arah penerbangan.
Uji coba dilakukan menggunakan pesawat Cessna Caravan yang berstatus “experimental” atau eksperimental.
Merlin Labs menjelaskan teknologi bernama Merlin Pilot menggunakan natural language processing (NLP) untuk memahami instruksi dari pengawas lalu lintas udara dan membantu mengotomatisasi berbagai tugas penerbangan.
Teknologi ini dikembangkan di tengah meningkatnya kekurangan pilot global serta tekanan terhadap sistem lalu lintas udara yang semakin padat.
Meski demikian, pihak perusahaan menegaskan bahwa tujuan utama AI bukan untuk sepenuhnya menggantikan pilot manusia dalam waktu dekat.
Fokus mereka saat ini adalah membangun kepercayaan terhadap sistem AI sebagai pendamping pilot di kokpit.
Pemerintah AS juga mulai mendukung penggunaan AI dalam modernisasi sistem penerbangan.
Menteri Transportasi AS Sean Duffy mengatakan teknologi AI dapat membantu mengurangi beban kerja pengatur lalu lintas udara dan meningkatkan efisiensi operasional.
Namun, serikat pilot terbesar di AS dan Kanada menegaskan bahwa teknologi secanggih apa pun tetap tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran manusia di kokpit.
Presiden Air Line Pilots Association, Capt. Jason Ambrosi, mengatakan kehadiran dua pilot yang terlatih dan dalam kondisi prima masih menjadi elemen keselamatan paling penting dalam penerbangan komersial.
Perdebatan mengenai peran AI di dunia penerbangan diperkirakan akan terus berkembang seiring kemajuan teknologi otomatisasi yang semakin cepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/penampakan-pesawat-terbang-yang-membawa-putra-presiden-uea-saat-t.jpg)